Categories: BERITA UTAMA

Gangguan KKB Tahun 2025 Diprediksi Meningkat

JAYAPURA– Eksistensi dari Kelompok Keriminal Bersenjata (KKB) Papua sepanjang tahun 2024 terlihat sangat menonjol. Terbukti dari data yang dicatat Kepolisian daerah (Polda) Papua sebanyak 204 kali KKB melakukan aksi kriminal yang mengakibatkan 68 orang meninggal dunia dan 58 orang luka-luka.

Nahasnya dari jumlah itu masyarakat sipil yang paling banyak yakni sebanyak 29 orang meninggal dunia dan 27 luka. Sedangkan dari aparat keamanan sendiri ada 10 orang dari prajurit TNI 10  dan 16 orang luka-luka kemudian sebanyak 8 orang dari Polri dengan tiga luka-luka.

Irjen Patrige perediksikan ganguan Kamtibmas diwilayah hukumnya pada tahun 2025 masih terus berlanjut bahkan akan meningkat. Dan dari pemetaan yang dilakukan tercatat ada beberapa kabupaten yang diyakini masih menjadi basis KKB. Kabupaten Yahukimo, Pegunungan Bintang, Nduga,  Lanny Jaya dan Tolikara Provinsi Pegunungan yang menjadi catatan pihak keamanan.

Kemudian untuk Papua tengah meliputi Kabupaten Paniai, Puncak, Puncak Jaya, dan Intan Jaya. Sedangkan untuk Papua sendiri diprediksi akan lebih banyak digerakkan Kelompok Kriminal Politik (KKP) seperti KNPB dan ULMWP. “Ini akan terjadi di Kota, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Yalimo, Membramo Tengah, dan Dogiyai.

Tak hanya itu, lanjut Kapolda aktifitas pemalangan yang dilakukan oleh beberapa kelompok masyarakat terhadap fasilitas umum seperti sekolah, jalan umum hingga perkantoran juga masih akan terus terjadi.

“Masih adanya tuntutan penolakan Otsus, DOB penanganan masalah pelanggaran HAM di Papua. Serta permintaan referendum dari sebagian masyarakat dan simpatisan Papua merdeka,” tambah Kapolda.

Selain itu tindak pidana kejahatan konvensional yang disebabkan faktor ekonomi dan kesenjangan sosial juga akan berpotensi meningkatkan di tahun 2025.

Seperti diketahui pada tahun 2024 Polda Papua berhasil menyelesaikan 1.112 kasus kejahatan konvensional dari total 3.421 kasus. Menurut Kapolda terdapat enam kejahatan konvensional yang menonjol selama tahun 2024. Pertama, pencurian sepeda motor (Curanmor) mencapai 2.275 kasus dengan penyelesaian 682 kasus. Kedua, pencurian dengan pemberatan (Curat) sebanyak 339 kasus, dengan penyelesaian 108 kasus.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Konflik Kapiraya, 18 Unit Rumah Terbakar

"Berdasarkan hasil respon cepat di lokasi kejadian, bangunan yang terbakar meliputi Polsubsektor Kapiraya Polres Deiyai…

14 hours ago

DPRP Desak Peserta PBI JK Segera Diaktifkan Kembali

"Masalah kesehatan tidak bisa ditunda karena menyangkut keselamatan nyawa. Penonaktifan PBI secara sepihak seperti ini…

14 hours ago

Wali Kota: Tidak Boleh Seenaknya Tinggalkan Tempat Tugas!

Menurut Abisai, selain persoalan izin, penggunaan anggaran perjalanan dinas juga harus jelas sumber dan peruntukannya.…

15 hours ago

Masyarakat Diminta Tidak Beraktifitas di Habitat Buaya

Kepala Basarnas Jayapura, Anton Sucipto berharap masyarakat untuk tidak memancing atau beraktivitas di sungai atau…

15 hours ago

Guru Pensiun Terpaksa masih Diperbantukan, SDM di Kabupaten Ditarik Kembali

Data Dinas Pendidikan Provinsi Papua mencatat, sebanyak 25 guru di 12 sekolah binaan Pemprov akan…

16 hours ago

Pemkot Mulai Bertahap Bangun Jalan Dua Jalur Koya

Kepala Dinas PUPR Kota Jayapura, Asep Akbar M. Khalid, menjelaskan bahwa rencana pembangunan dua jalur…

16 hours ago