Categories: BERITA UTAMA

Dua Pencari Gaharu Tewas Diserang OTK

JAYAPURA-Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo tengah melakukan penyelidikan intensif terkait penyerangan terhadap pekerja pencari kayu gaharu yang dilakukan oleh sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK) di Camp Kampung Bor, Distrik Sumo, Kabupaten Yahukimo, Sabtu (29/11) sekitar pukul 18.05 WIT.

Insiden tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia, masing-masing Sugianto (43) dan Hardiyanto (39). Sementara itu, satu korban lainnya, Nur Asyah istri almarhum Sugianto bersama seorang kerabat, berhasil menyelamatkan diri dari lokasi kejadian.

Menurut keterangan saksi berinisial E, ia menerima telepon dari korban selamat, Nur Asyah, pada pukul 18.05 WIT. Dalam kondisi panik, Nur melaporkan bahwa sekelompok OTK menyerang camp tempat mereka tinggal dan bekerja.

Berdasarkan kesaksian Nur, para pelaku yang membawa senjata tajam tiba-tiba mendatangi camp pada siang hari dan langsung melakukan penyerangan. Para korban berusaha melarikan diri bersama keluarga, namun dua orang tidak berhasil menyelamatkan diri dan akhirnya tewas di lokasi.

Pada pukul 21.30 WIT, Nur kembali menghubungi saksi E dan menyampaikan bahwa kedua jenazah telah dievakuasi menggunakan perahu fiber dari Kampung Bor menuju Kota Agats, Kabupaten Asmat, dengan estimasi waktu tempuh sekitar tujuh jam.

Keempat korban yang terlibat dalam insiden ini merupakan satu keluarga dan berdomisili di Kota Agats, Kabupaten Asmat. Selain bekerja sebagai pencari kayu gaharu, keluarga tersebut juga memiliki usaha kios sembako di Kampung Bor. Seluruh korban, baik yang selamat maupun yang meninggal, kini telah dievakuasi ke Kota Agats.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, memastikan bahwa pihaknya telah mengerahkan tim untuk melakukan pengejaran dan pendalaman informasi di lokasi.

“Tim telah bergerak melakukan rangkaian penyelidikan, mulai dari pengumpulan keterangan saksi, pemeriksaan lokasi kejadian, hingga pengembangan informasi terkait pelaku maupun motif penyerangan,” katanya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Demi Harga Diri

Bisakah Persipura menjawab dahaga publik yang sudah empat tahun menunggu agar bisa tampil di kancah…

4 hours ago

Adhyaksa FC Tak Gentar Dukungan Suporter Tuan Rumah

Meski sebagai tim tamu, Ade merasa anak asuhnya tak gentar sama sekali. Ia mengaku pemainnya…

5 hours ago

Wasit Asal Uzbekistan Pimpin Laga Persipura v Adhyaksa FC

Perjalanan karier Asker Nazhafaliev di sepak bola profesional terbilang relatif singkat dan tidak diwarnai nilai…

6 hours ago

Isu Penghentian Rekrutmen CPNS Diklarifikasi

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…

20 hours ago

Ikan Sapu-sapu “Serang” Danau Sentani?

Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…

21 hours ago

Papua Krisis Tenaga Laboratorium Medik

Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…

22 hours ago