Categories: BERITA UTAMA

Danrem Minta KKB Tak Boleh Ganggu Masyarakat

JAYAPURA-Danrem 172/PWY Brigjen JO. Sembiring meminta kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Lamek Taplo yang ada di Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang agar tidak mengganggu masyarakat yang telah kembali ke distrik tersebut, apalagi masyarakat hanya ingin berkebun untuk menghidupi kehidupan sehari-harinya.

Hal ini ditegaskannya menyusul adanya laporan penganiyaan oleh KKB terhadap kepala distrik di wilayah tersebut yang ingin berkebun.

“Ada kampung Delpem yang mereka ada disitu, Saudara saya Lamek Taplo memang ada di situ. Karena memang di distrik ini ada 47 orang masyarakat yang sudah kembali diantaranya Kadistrik, Kepala Kampung dan lain-lain. Saat mereka berkebun kekampung sebelah dikejar oleh anggota Lamek Taplo dengan menggunakan senjata,”katanya.

Menurut JO pada intinya kelompok tersebut tidak ingin masyarakat membuka kebun keseberang wilayah Lamek Taplo. “Jadi dikejar dan akhirnya diselamatkan oleh aparat kita,”Katanya.

Keadaan saat ini sudah aman dan masyarakat sudah kembali lagi dan Ia telah memerintahkan melakukan upaya melindungi kepada masyarakat.

“Di wilayah ini (Lamek Taplo) juga masih banyak masyarakat dan saya liat Bapak Bupati terus melakukan langkah-langkah pembangunan dan dilematis buat kita juga karena di wilayah sebelah itu masih ada mama-mama dan anak-anak yang kita khawatirkan menjadi korban jika kita melakukan penuntatasan dan ini sementara kita hitung,”tambahnya.

Namun Ia berharap kepada KKB Lamek Taplo dan Kelompok Lainnya  jika ingin masyarakat ingin berkebun janganlah diganggu karena menurutnya tidak akan selamanya Pemda akan memberikan bantuan sehingga masyarakat harus berkebun guna menghidupi hidupnya dan keluarganya.

“Sekali lagi membangun Distrik Kiwirok dan mengembalikan Kiwirok tidak bisa hanya oleh Pemdan Kiwirok tetapi juga pemda Provinsi Papua Pegunungan dan Pemerintah Pusat,”pungkasnya. (antara/gin/wen)

newsportal

Recent Posts

Miris, di Muara Tami Seorang Bocah SD Disetubuhi Ayah Tiri

Tindakan tidak terpuji terjadi di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Seorang pria berinisial AK (31)…

10 hours ago

Tangani 1.572 Kasus, 11 Markas KKB Diduduki

Enam bulan pertama Tahun 2026 menjadi periode yang sarat tantangan bagi Kepolisian Daerah (Polda) Papua.…

11 hours ago

Viral Truk Sampah Diduga “Bermain” BBM

Dalam video berdurasi kurang dari dua menit itu, tampak kendaraan operasional Dinas Lingkungan Hidup dan…

12 hours ago

Tersangka Sakit, Kasus Ibu Bakar Anak Dibantarkan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan mengatakan hingga saat ini proses hukum terhadap kasus tersebut…

13 hours ago

7 Kebiasaan Setelah Makan yang Ternyata Kurang Baik untuk Kesehatan

Sebagian kebiasaan tersebut telah menjadi rutinitas sehari-hari sehingga sering dianggap aman. Padahal, jika dilakukan terus-menerus,…

15 hours ago

Biaya Latsarmil Calon Manajer Koperasi Desa Capai Rp30 Juta/Orang

Berdasarkan data yang diungkapkannya, total biaya pelatihan untuk satu orang calon manajer koperasi mencapai angka…

16 hours ago