

AKBP Leonardo Yoga, SIK (foto;Sulo/Cepos)
MERAUKE – Pihak Kepolisian Resor Merauke masih melakukan pendalaman dan mengumpulkan bukti- bukti terkait dengan kasus pembunuhan terhadap seorang penyandang disabilitas di Merauke yang ditemukan di tanah kosong di semak-semak tak jauh dari rumahnya pada Senin (26/10) lalu.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK mengungkapkan, pihaknya terus melakukan penyelidikan,menggali, mendalami, dan mengumpulkan bukti-bukti terhadap pembunuhan terhadap remaja 11 tahun yang juga penyandang disabilitas tersebut.
‘’Kuat dugaan kami bahwa ini adalah pembunuhan berencana. Artinya segara tindakan-tindakan itu sudah direncanakan. Namun kami berupaya maksimal untuk bisa mengungkap kasus ini dengan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti lain serta petunjuk yang ada,’’ beber Yoga, Kamis (30/10).
Yoga juga meminta masyarakat untuk memberikan kepercayaan kepada Polri untuk berupaya mengungkap kasus ini dengan tidak membuat asumsi-asumsi di media sosial.
Pasalnya saat ini di media social banyak sekali yang berspekulasi terkait siapa pelaku pembunuhan tersebut. Alhasil Polisi cukup dipusingkan dengan perkembangan situasi ini. “Serahkan semua ke Polisi,” tegas Yoga.Sebagaimana diketahui, bahwa kasus pembunuhan secara sadis terhadap remaja penyandang disabilitas yang berumur 11 tahun tersebut terjadi pada Senin (26/10).
Jenazahnya ditemukan di tanah kosong, di semak-semak dalam posisi tak berbusana dengan sejumlah luka serius di tubuh korban. Yang mencegangkan bahwa saat ditemukan di lokasi tersebut, tidak ada bercak darah dan rumput disekitar TKP tidak rebah. Polisi juga ditemukan sebilah parang tidak jauh dari TKP. Tapi, parang yang sudah berkarat itu tidak ada bercak darah di parang tersebut, sehingga berbagai spekulasi dan pertanyaan warga dimanakah korban sebenarnya dieksekusi. (ulo/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…
Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…
Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…
Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…