“Realitas yang ada saat ini adalah terjadi perubahan demografi yang sangat signifikan antara penduduk asli Papua dengan penduduk non Papua di wilayah transmigrasi seperti Kabupaten Keerom, Kabupaten Merauke dan Kabupaten Timika serta kabupaten-kabupaten lainnya bahkan hampir di seluruh kabupaten/kota di Papua,” bebernya.
Perubahan demografi terus terjadi akibat migrasi penduduk dari luar Papua yang terus berdatangan ke Papua melalui jalur udara dan laut. Meskipun pemerintah belum mencanangkan program transmigrasi seperti yang direncanakan saat ini, namun migrasi penduduk dari luar Papua ke Papua terus terjadi dan tidak dapat dibendung. Tanpa adanya program transmigrasi dari pemerintah pusat, telah terjadi perpindahan penduduk di Papua secara signifikan, apalagi jika program pemerintah ini berjalan.
“Saya berharap progam ini harus di kaji dengan baik, sehingga tidak menimbulkan permsalahan di kemudian hari,” pungkasnya (rel)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…
Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…
BUMD milik Pemprov Papua, PT Irian Bhakti Papua (Perseroda) terus mengoptimalkan aset perusahaan yang tersebar…
Abisai menilai keberadaan petani memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan dan ketersediaan pangan di…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., meresmikan Gedung Gereja GKII Nehemia Skow, Klasis…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, SH., MH., mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW…