Categories: BERITA UTAMA

Pj Bupati Jayapura Digugat ke Polda Papua

JAYAPURA-Penjabat Bupati Jayapura, Triwarno Purnomo, dilaporkan ke polda Papua oleh pengurus Persekutuan Gereja-Gereja Kabupaten Jayapura (PGGJ) yang diketuai oleh Pdt. Naftali Modou. Laporan itu buntut dari pencairan dana hibah senilai Rp 500 juta kepada PGGJ pimpinan Pdt. Joop Suebu yang saat ini sedang melakukan perjalanan rohani ke Israel.

“Kami pernah membawa surat ke Pj Bupati untuk menyampaikan tentang keberadaan persatuan gereja gereja di Kabupaten Jayapura yang dalam hal ini diketuai oleh Pendeta Naftali Modou. Berharap beliau bisa melihat dan mencermati dan memfasilitasi,” kata Sekretaris Umum PGGJ Kabupaten Jayapura. Pdt. George Sorontou, di kota Jayapura, Selasa (1/8).

Terkait hal ini, pihaknya telah melaporkan penjabat Bupati Jayapura, Triwarno Purnomo ke polda Papua termasuk Ketua PGGJ yang kepengurusanya sudah dibekukan oleh PGGP Papua.

“Lalu kita mulai bertanya kenapa Bapak PJ waktu kita sudah kasih masuk surat ke beliau, kenapa beliau tidak menanggapi dan beliau tidak mau tahu tentang keabsahan dari sebuah organisasi yang benar. Kan kami sudah ada di kesbangpol, bahkan kita punya notaris itu sudah ada. Sudah jelas dan PGGP pun mengakui hal itu,” tegasnya.

“Dana Rp 500 juta yang dikeluarkan oleh Pj bupati Jayapura itu sesuatu yang sangat memalukan. Kenapa karena beliau berani sekali mengeluarkan uang dan memberi kepada organisasi abal-abal,”ujarnya lagi.

Dia mengatakan mengenai pembekuan PGGJ pimpinan Pdt Joop Suebu itu tertuang dalam SK PGGP nomor 06/SK dari PGP/ VIII/2022. Itu sudah menggugurkan, membekukan SK pelantikan PGGJ Pimpinan Pdt. Joop Suebu.

Terkait hal itu, pihaknya telah melaporkan keduanya, Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo dilaporkan dengan tuduhan karena berani mencairkan dana senilai Rp 500 juta kepada pihak yang tidak memiliki legalitas.

Kemudian Pdt Joop Suebu dilaporkan dengan tuduhan telah memalsukan SK PGGJ Kabupaten Jayapura demi mendapatkan dana hibah senila Rpi 500 juta. Karena itu pihaknya meminta kepada Polda Papua supaya segera tindaklanjuti laporan tersebut.

“Kami tegaskan, kami minta supaya polda Papua harus menindaklanjuti laporan kami. Karena selain melaporkan ke Polda, kami juga akan melaporkan hal ini ke Mendagri dan presiden,” pungkasnya. (roy/wen)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: SENTANI

Recent Posts

Dudung Resmi Jadi Menko Polkam

Usai dilantik menjadi menteri koordinator bidang politik dan keamanan (menko polkam), Jenderal TNI Dudung Abdurachman…

31 minutes ago

Murid Berdiri di Kelas Jadi Alasan Untuk Bertahan Tetap Mengajar

Selama lebih dari dua dekade, ia memilih bertahan dan ikut merajut masa depan anak-anak di…

2 hours ago

Bintang Kejora Berkibar di Kampus USTJ, Tiga Mahasiswa Diamankan

Aksi ini banyak muncul di media sosial mengingat para mahasiswa yang terlibat nampaknya telah siap…

7 hours ago

22 Saksi Diperiksa, Kejati Dalami Dugaan Korupsi Proyek Jalan Dema-Fefero

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…

12 hours ago

Kursi Sekda Papua Memanas

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…

19 hours ago

Mayat Seorang Wanita Ditemukan di Sekitar Kolam Buaya

Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…

20 hours ago