Categories: BERITA UTAMA

Empat Daerah di Papua Waspada Cuaca Ekstrem

JAYAPURA – Empat daerah di Papua yang perlu diwaspadai terkait dengan musim kemarau berpotensi membuat titik panas meningkat. Dimana dampaknya, kebakaran hutan akan sangat mungkin terjadi, baik secara alami, maupun akibat perbuatan manusia lewat perambahan hutan serta hal lainnya.

Adapun empat kabupaten/kota yang perlu diwaspadai berpotensi terjadinya kebakaran hutan. Diantaranya Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom serta Kabupaten Sarmi.

Antisipasi masalah perubahan cuaca tersebut, Dinas Kehutanan Provinsi Papua meminta masyarakat mulai meningkatkan kewaspadaan dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Bahkan, digelar apel siaga pengendalian kebakaran hutan dan lahan Provinsi Papua Tahun 2023. Hal ini bertujuan untuk melakukan agenda pemulihan lingkungan yang mencakup kerja-kerja.

“Melalui apel siaga pengendalian kebakaran hutan dan lahan Papua, kita ingatkan  seluruh pihak termasuk Pemda, masyarakat maupun stakholder terkait. Untuk selalu waspada mencegah kebakaran hutan di masing-masing wilayahnya,” terang kepala Dinas Kehutanan Papua Jan Jap Ormuseray, Senin (31/7)

Lanjut Jan Ormuseray menerangkan, apel siaga pengendalian kebakaran hutan dan lahan  bertujuan melakukan agenda pemulihan lingkungan yang mencakup kerja-kerja pencegahan, penanganan dan pemulihan. Termasuk rehabilitasi maupun rekonstruksi yang dilakukan secara intensif, kontinyu dan konsisten.

“Apel siaga juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dan mengikutsertakan masyarakat dalam pemulihan lingkungan sesuai dengan arahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Sebab, pencegahan kebakaran hutan dan lahan merupakan pekerjaan rutin yang dilakukan Pemerintah Pusat dan Papua dari tahun ke tahun ketika memasuki musim kemarau. Kita berupaya mengantisipasi serta mewaspadai gejala-gejala yang dapat menimbulkan kebakaran hutan dan lahan,” terangnya.

Pihaknya berharap seluruh UPT Kementerian dan lembaga, TNI-polri, OPD maupun Masyarakat Peduli Api (MPA), serta stakeholder perusahaan serta masyarakat lainnya untuk meningkatkan kewaspadaan. Serta saling bahu membahu meningkatkan kewaspadaan guna mengendalikan kebakaran hutan dan lahan.

“Kegiatan Pemadaman harus dilakukan secara berskala mulai tingkat unit terkecil hingga sampai pada satuan terbesar. Menindak tegas oknum yang melakukan pembakaran hutan maupun lahan, untuk para stakeholder terkait penggunaan hutan dan lahan harus memberikan dukungan penuh dalam penanganan Karhutla,” pungkasnya. (fia/ade/wen)

newsportal

Recent Posts

Terbukti Lakukan Pungutan, Kepsek Terancam Dicopot

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak sekolah yang…

1 day ago

Wali Kota Salurkan Bantuan untuk 44 UMKM dan OAP Kurang Mampu

   Wali Kota juga meminta Dinas Sosial Kota Jayapura untuk terus melakukan pemantauan terhadap seluruh…

1 day ago

Sempat Tegang, Eksekusi Lahan Bukit Jokowi Batal

   Ia menegaskan bahwa eksekusi tidak dapat dilaksanakan apabila lokasi dan luas tanah yang dimaksud…

2 days ago

Pengembangan Pariwisata Harus Angkat Kearifan Lokal

   Menurut Abisai, kekayaan budaya, adat istiadat, serta tradisi masyarakat adat yang masih terjaga hingga…

2 days ago

Komisi IV Sayangkan Aset Terbuang Percuma

Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…

2 days ago

Akui Peredaran Narkoba Masih Tinggi

Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…

2 days ago