

Tim Penjaringan Balon Walikota Jayapura, dan Wakil Walikota Jayapura Periode 2024-2029 mendatang, saat jumla pers di Kantor Sekretariat Pendaftaran di Entrop, Selasa (23/4). (foto: Karel/Cepos(
JAYAPURA-Mulai Rabu (24/4) hari ini, Dewan Pengurus Cabang Partai Demokrasi Indonesias Perjuangan (DPC PDIP) Kota Jayapura membuka pendaftaran bakal calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota Jayapura periode 2024-2029.
Ketua Tim Penjaringan Balon Walikota dan Wakil Walikota Jayapura, Yakob Feki Batubun mengatakan pendaftaran ini terbuka untuk umum, baik kader internal partai maupun di luar partai. “Pendaftaran dibuka mulai Rabu (24/4) sampai 4 Mei 2024 mendatang,” kata Yakob, Selasa (23/4) kemarin.
Bagi peserta yang ingin mendaftar dapat mengambil berkas pendaftaran di Kantor Sekretariat PDIP di Jalan Enggros, Pantai Hamadi. Tepatnya dekat persimpangan jalan menuju Pantai Hamadi. Pendaftaran akan dilayani mulai pagi jam 09.00 WIT-15.00 WIT. “Pendaftaran gratis tanpa pungut biaya,” ujarnya.
Dikatakan pendaftaran Balon Walikota dan Wakil Walkota Jayapura ini dilakukan beberapa tahap. Pertama penjaringan, lalu akan dilakukan penyaringan di tingkat DPD PDIP Provinsi Papua. “Kami hanya menjaring peserta, nantinya setelah mendaftar di tingkat DPC, kemudian tingkat DPD Provinsi akan menyaring,” jelas Yakob.
Menurutnya, penjaringan Balon Walikota dan Wakil Walikota Jayapura ini tidak ada batasan jumlah, namun siapapun yang memiliki kompetensi dan ingin mencalonkan diri menjadi Walikota maupun Wakil Walikota Jayapura dapat mendaftar ke sekretariat DPD PDIP di Entrop.
Page: 1 2
Penolakan diambil setelah daging ayam tersebut terbukti tidak layak konsumsi akibat tingkat cemaran mikroba yang…
Menerima laporan adanya perkelahian antar 2 kelompk warga di Gudang Arang tersebut, Patroli Ramadan langsung…
Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH, membenarkan adanya penyerahan narkotika yang…
Kepala Sekretariat Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan catatan yang disampaikan berkaitan dengan…
Studi banding ke Raja Ampat dinilai sangat tepat, karena dinilai memiliki banyak kesamaan, baik dari…