

Idrissa Gueye melakukan selebrasi. / Fifa.com
Senegal kembali menunjukan kekuatannya dengan mengalahkan Polandia 4-1 pada Selasa (14/11) di Stadion Si Jalak harupat, Bandung.
Kemenangan meyakinkan didapatkan atas kemampuan dan kekuatan dari Amara Diouf, yang melibatkan permainan secara kolektif di mana para pemain Senegal ini tampil baik dalam mengatasi penjagaan yang diberikan kepada kapten mereka.
Pelatih Polandia, Marcin Wlodarski membenarkan pendekatan ini dalam catatan setelah pertandingan kemarin mereka.
“”Kami memiliki rencana untuk meniadakan ancaman dari salah satu pemain kunci mereka, namun tidak untuk pemain lainnya,” ujar Marcin dilansir FIFA.
Ini merupakan sore dimana para pemain muda dari Lions of Teranga menunjukkan bahwa mereka memiliki kedalaman dan kemampuan bermain yang baik untuk mulai bermimpi mengulangi kesuksesan Nigeria.
Nigeria sendiri sebagai salah satu negara yang sudah sebanyak lima kali juara, lebih banyak dari negara lain afrika lainya, Ghana, dua tim Afrika ini yang sudah pernah mengangkat trofi Piala Dunia U-17.
Idrissa Gueye menjadi pemain terbaik pada laga melawan Polandia, ia mencetak tiga gol yang mengesankan dan meraih predikat Man of The Match.
Terkait ini Polres Mappi langsung bergerak menelusuri apa yang sebenarnya terjadi, mengapa patung tersebut bisa…
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai sistem pengamanan di kawasan tambang yang selama ini dikenal…
Plt Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengungkapkan bahwa RPJMD nantinya akan menjadi acuan utama bagi…
Sejumlah kawasan di Jayapura memiliki banyak cerita yang dikait-kaitkan dengan hal mistik. Di tahun 90…
Peraturan Daerah Provinsi (Raperdasi) dan 8 Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus) yang merupakan usulan pemerintah…
Berbagai lembaga mencatat tingginya angka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), kekerasan seksual, hingga kekerasan berbasis…