

Sejumlah anggota Polwan Polres Jayapura saat mengajar baca tulis di Komplek Toladan Sentani, Senin (23/10). (FOTO:Humas for Cepos)
SENTANI-Sejumlah Polwan atau Srikandi Cyclop mengajarkan membaca dan menulis guna menekan angka buta aksara dalam program GABUS (Gerakan Baca Tulis), kegiatan ini berlangsung di komplek Toladan Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (23/10).
Salah satu program Polres Jayapura dalam memberikan kemudahan kepada seluruh kalangan masyarakat guna memberikan kemudahan dalam belajar membaca dan menulis, ini terlihat saat kelompok Polwan yang dipimpin AKP Katharina H.L Aya kembali mengajarkan peserta didiknya dari anak – anak hingga mama – mama Papua.
Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus Maclarimboen, S.IK., MH melalui AKP Katharina H.L Aya menjelaskan program Gabus ini dibuat untuk seluruh kalangan masyarakat yang merupakan terobosan untuk mengurangi buta aksara di Kabupaten Jayapura.
“Para Srikandi Cycloop termasuk kami juga turut ambil peran mengajar, ini dilakukan dengan kesabaran dan ketulusan dalam memerangi buta aksara di Kab. Jayapura,” katanya.
Lanjut AKP Katharina rata – rata mama mama peserta didik berprofesi sebagai pedagang dan berkebun namun mereka tetap konsisten menghadiri kegiatan belajar ini agar bisa membaca maupun menulis.
“Sedikit demi sedikit kaki ajarkan, merupakan suatu kebanggaan bagi kami Polwan Polres Jayapura jika nantinya mereka terbebas dari buta aksara,” tutupnya. (tri)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…