

Operasi Rasaka Cartenz wilayah Pegunungan Bintang mengencarkan program Si Ipar demi mencerdaskan anak-anak Kampung Okmakot, Sabtu (13/05) kemarin. (FOTO:Polda Papua)
JAYAPURA – Operasi Rasaka Cartenz wilayah Pegunungan Bintang yang dipimpin oleh Iptu Jufri Rambu, S.Sos terus mengencarkan program Si Ipar demi mencerdaskan anak-anak Kampung Okmakot, Sabtu (13/05) kemarin.
Kegiatan mengajar sudah merupakan kegiatan rutin bagi Iptu Jufri dan personel Ops Rasaka Cartenz demi mencerdaskan dan mengejar ketertinggalan anak-anak kampung Okmakot khususnya.
Sekitar 31 anak di Kampung Okmakot mengikuti program Si Ipar yang digagas oleh Ops Rasaka Cartenz 2023 untuk diajari baca, tulis dan menghitung.
Iptu Jufri mengatakan, kemampuan dan antusiasme 31 anak ini terus meningkat bila dibandingkan sebelumnya belum lancar dalam berhitung. Kini mereka sudah mengenal angka dan mulai lancar dalam berhitung.
“Waktu belajar disesuaikan dengan waktu anak-anak. Terkadang kami tunggu mereka sekembalinya mereka dari hutan membantu orang tua mereka mencari kayu bakar dan berkebun, kadang jika mereka Lelah belajar, mereka istirahat dulu, bermain atau sekedar bercanda dengan temannya,” Kataya.
Diketahui Program Si Ipar merupakan salah satu upaya dari Satgas Rasaka Polda Papua untuk membantu pemerintah daerah setempat dalam memacu peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya di bidang pendidikan.(gin)
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…