Sementara itu, Kasi SIM Ditlantas Polda Papua, AKP Lali Pundu, menjelaskan bahwa persyaratan yang harus dipenuhi pemohon meliputi fotokopi KTP, surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan atau dokter berwenang, serta surat hasil uji psikologi SIM dari pihak ketiga. “Yang digratiskan hanya biaya SIM. Untuk pemeriksaan kesehatan dan uji psikologi tetap menjadi kewenangan pihak ketiga, bukan dari kepolisian,” tegasnya.
AKP Lali juga menjelaskan biaya penerbitan SIM secara normal sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 76 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). “Untuk SIM baru, PNBP SIM C sebesar Rp100 ribu dan SIM A Rp120 ribu, dengan kewajiban mengikuti ujian teori dan praktik. Sedangkan perpanjangan SIM C Rp75 ribu dan SIM A Rp80 ribu,” jelasnya.
Ia menambahkan, apabila peserta tidak lulus ujian SIM baru, akan diberikan kesempatan mengulang dalam waktu satu hingga dua minggu. “Seluruh persyaratan tersebut wajib dipenuhi karena merupakan bagian dari kelengkapan administrasi penerbitan SIM,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pemerintah Teheran kemudian mengumumkan masa berkabung nasional selama 40 hari. Ketidaksenangan Trump mencerminkan harapan Washington…
Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan, Presiden Prabowo telah memitigasi berbagai…
Mobil listrik Cello pun lahir sebagai salah satu prototipe yang cukup ambisius pada masanya. Secara…
Konflik di Timur Tengah yang disebabkan oleh serangan militer bersama Amerika Serikat dan Israel terhadap…
Kapal yang dioperasikan perusahaan Safeen Prestige tersebut tiba-tiba mengalami ledakan hebat sebelum akhirnya tenggelam ke…
Penjelasan mengenai hal-hal yang membatalkan puasa Ramadan tersebut merujuk pada hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan…