

Pj Bupati Puncak Jaya H Tumiran, SSos, MAP saat menyerahkan potongan kue ulang tahun kepada Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H, di sela acara ibadah syukur HUT ke-27 Kabupaten Puncak Jaya, di alun-alu Kota Baru Mulia, Selasa (10/10). (FOTO:Humas for Cepos)
PUNCAK JAYA – Dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-27 Tahun Kabupaten Puncak Jaya yang jatuh pada tanggal 08 Oktober kemarin, Pemerintah Daerah menggelar kegiatan Ibadah Syukur sekaligus bakar batu yang dilaksanakan di Lapangan Alun-alun Monumen Roh Kudus Kota Baru Mulia, Selasa (10/10).
Turut hadir dalam kegiatan Ibadah Syukur siang tadi yakni Pj. Bupati Puncak Jaya H. Tumiran, S.Sos., MAP, Danrem 173/PVB Brigjen TNI Franz Yohanes Purba, Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H, Dandim 1714/PJ Letkol Inf. Denny Salurerung, S.Sos., Wakil Ketua II DPRD Puncak Jaya Miren Kogoya, S.E., M.Si, PJ. Sekda Kab. Puncak Jaya Yubelina Enumbi, S.E., M.M, Para Komandan Satuan Tugas, Pejabat Eselon II, Kepala OPD, Para Tokoh serta seluruh masyarakat Kab. Puncak Jaya.
Pj. Bupati Puncak Jaya H. Tumiran, S.Sos., M.Ap dalam sambutannya mengatakan bahwa Kabupaten Puncak Jaya genap berusia 27 Tahun, suatu usia yang cukup dewasa dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pembinaan masyarakat serta berdirinya kabupaten.
Diakui bahwa dalam perjalanan pemerintahan banyak rintangan dan hambatan yang menganggu jalannya roda pemerintahan dan pembangunan selama kurun waktu 10 tahun. Menurutnya, selama kurang lebih 5 – 6 tahun belakangan ini kondisi Puncak Jaya relatif kondusif.
“Ini membuktikan bahwa masyarakat semakin dewasa dalam berpikir, bertindak dan berpartisipasi dalam pembangunan.”ungkapnya.
Terkait dngan pelaksanaa pesta demokrasi tahun depan, Pj Bupati semua pihak bersinergi dan kerjasama, jangan sampai ada lagi terjadi hal yang tidak diinginkan seperti lalu-lalu.
“Perbedaan pilihan politik dalam demokrasi itu merupakan hal yang wajar, tapi bukan menjadi alasan kita untuk terpecah, dan kami mengajak kita semua yang hadir serta seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Puncak Jaya yang sudah aman selama ini dari oknum-oknum yang ingin menganggu dan menodai keamanan dan ketertiban demi kepentingan pribadi dan kelompok ” ucap H. Tumiran. (tri)
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…
Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…
Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…
Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…
Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…