

Anggota Bhabinkamtibmas di Kampung Waropko menyerahkan sembako kepada warga, Senin (10/6). (Humas Polda)
TANAH MERAH – Kapolsek Waropko, Iptu Makmur bersama anggota Bhabinkamtibmas menyambangi masyarakat dalam bentuk program Cooling System dengan maksud menjaga dan mencegah potensi gangguan kamtibmas dengan melibatkan semua komponen bangsa.
Kapolsek beserta anggota telah mengunjungi 5 titik di Kampung Waropko, Distrik Waropko yaitu di area Lingkungan Pastoran, Lingkungan LMA, Lingkungan Kepala Kampung, Lingkungan Bamuskam dan Lingkungan Linmas.
Kapolsek mengajak untuk membantu Polri dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban pasca Pemilu Presiden dan Legislatif 2024 yang lalu.
“Setelah ini akan dilaksanakan Pemilukada 2024 dengan harapan dapat juga berjalan dengan aman, damai dan kondusif. Kami ingatkan agar pilihan boleh berbeda tapi persatuan dan kesatuan tetap harus di jaga,” wantinya, Senin (10/6)
Iptu Makmur juga meminta adanya para anggota Bhabinkamtibmas yang berada di tengah – tengah masyarakat agar warga dapat menyampaikan informasi, keluhan maupun permasalahan yang ada sehingga dicari solusi yang terbaik dan tidak menimbulkan permasalahan baru.
Waropko merupakan wilayah perbatasan dengan Negara PNG ada dampak negatif yang perlu sama – sama diantisipasi yakni peredaran ganja. Dalam kegiatan ini Bhabinkamtibmas dan Kapolsek juga menyerahkan bahan makanan sebagai wujud nyata kebersamaan dan kepedulian Polri bersama masyarakat. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…