Satgas Keladi Sagu Polres Jayapura dipimpin Kasubsatgas Keladi Sagu AKP Rozikin berserta, dr Desi Ramadhani dan tenaga kesehatan Operasi Rasaka Cartenz usai memberikan pelayanan kesehatan di Kampung Toladan, Kabupaten Jayapura, Rabu (26/11). (Foto/Humas Polda)
JAYAPURA-Di tengah tantangan minimnya akses kesehatan dasar, Kepolisian Resor (Polres) Jayapura hadir membawa harapan bagi masyarakat terisolasi melalui layanan kesehatan jemput bola.
Pada Rabu (26/11), Satuan Tugas (Satgas) Keladi Sagu Polres Jayapura bersama tim dokter Klinik Polres Jayapura dan tenaga kesehatan Operasi Rasaka Cartenz beraksi. Mereka harus menyeberangi sungai dan berjalan kaki untuk mencapai rumah-rumah warga di Kampung Toladan, Dusun Durian, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.
Kegiatan ini merupakan respon langsung atas fakta bahwa banyak warga, khususnya di lokasi yang jauh dari Puskesmas, belum pernah tersentuh pelayanan kesehatan. Tim medis Polri memberikan pelayanan secara door-to-door, menyasar warga yang terisolasi, mayoritas merupakan perantau dari Kabupaten Pegunungan Bintang.
Dalam kunjungan tersebut, tim menemukan berbagai keluhan kesehatan yang selama ini terpendam. Mulai dari kasus diare pada bayi, luka pada kaki warga dewasa, ibu-ibu yang mengalami kekurangan vitamin, hingga temuan sejumlah anak yang menunjukkan gejala stunting.
Meni Wisal, seorang warga Toladan, tidak dapat menyembunyikan rasa haru. Ia mengaku, kehadiran tim medis Polri adalah yang pertama kali mereka terima.
“Jarak ke Puskesmas sangat jauh. Kami sangat mengandalkan layanan jemput bola seperti ini,” ujar Meni Wisal, sebagaimana rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Rabu (26/11).
Page: 1 2
Para ibu tampak lebih banyak berbaring dan beristirahat di dalam tenda. Sementara sejumlah bapak…
Pada dasarnya, kacang bukan satu-satunya makanan yang dapat dikaitkan dengan munculnya jerawat. Jerawat dipengaruhi oleh…
Dalam acara Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Angkatan 4 yang digelar secara hibrida…
Sorotan tersebut makin menguat lantaran realisasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp72 miliar dilaporkan baru…
Malaysia selanjutnya bersiap mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia juga ditugaskan…
Memang, malam itu, santri asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini sedang menjalankan tugas untuk membersihkan sampah,…