“Terutama saat ini kita berada di bulan 10, waktu efektif penyelenggaraan pemerintahan tahun 2023 tinggal satu bulan lebih. Pimpinan OPD wajib berada di tempat tugas, sehingga semua pekerjaan pembangunan tahun ini berjalan sesuai ketentuan dan anggaran terserap dengan baik. Realisasi anggaran harus sesuai kemajuan pekerjaan di lapangan,” imbaunya.
Pj Bupati Marthen Kogoya juga menyatakan, guna memperlancar proses pembangunan dan menyukseskan penyelenggaran Pemilu Serentak 2024 maka penetapan APBD Kabupaten Tolikara tahun 2024 akan dipercepat.
Terkait Kamtibmas, ia meminta semua pihak mendukung upaya penertiban dan pembasmian Minuman Keras (Miras) yang merupakan salah satu pemicu masalah di masyarakat dan merusak masa depan generasi muda Tolikara.
“Seluruh ASN, TNI-Polri dan seluruh masyarakat, mari kita menjaga Kamtibmas di Tolikara. Miras di Tolikara harus kita basmi, karena miras ini menjadi salah satu pemicu kekacauan di Tolikara. Saya juga tegaskan, jika ada masalah di masyarakat jangan main hakim sendiri, harus lapor ke Polres,” tegas Pj Bupati Marthen Kogoya.(Diskominfo Tolikara)
Dimana, untuk membendung laju kejahatan terhadap satwa liar tersebut, BBKSDA Papua secara masif menggalakkan program…
Tiga aparatur sipil negara (ASN) yang sebelumnya terlibat dalam politik praktis telah diberhentikan dari statusnya…
Persipura dan Garudayaksa FC bermain 1-1, gol Persipura dicetak oleh talenta muda Lazarus Sinim. Meski…
Juru taktik Persipura, Andri Ramawi mengaku kedua pemain impornya sangat cepat beradaptasi. Pemain asal Argentina…
Aksi saling serang menggunakan batu, botol kaca, hingga balok kayu memaksa para pengguna jalan…
Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua menargetkan pengelolaan venue olahraga milik Pemerintah Provinsi Papua,…