Bupati Merauke Drs. Romanus Mbaraka, MT, mengatakan, pemerintah punya alasan memilih bangun MCK di wilayah itu karena di Distrik Ngguti ini masih ditemukan banyak masalah stunting. Sehingga, fasilitas dasar yang harus menjadi atensi utama yakni MCK dan Sumur.
“Selama ini masyarakat kita ambil airnya dari Kali Buraka, bagaimana kalau dengan sumur gali, kita arahkan agar airnya bisa steril,” beber orang nomor satu di jajaran Pemda Merauke itu.
Ngguti merupakan daerah yang dirasa sangat sulit untuk dilalui transportasi darat karena kondisi jalan yang sangat buruk. Harapannya, dengan masuknya TMMD di wilayah itu, nantinya infrastruktur jalan ke depan menjadi atensi pemerintah.
“Karena jalan yang menghubungkan Merauke dan Mappi satu-satunya lewat Po Epe Ngguti ini. Kalau ini terbuka, berarti akses yang selama ini kita rasa sulit, akan terhubung semua,” jelasnya.
Bupati Merauke mengajak masyarakat untuk mendukung dan sekaligus berpartisipasi bersama Personil TMMD, sebab kegiatan ini merupakan kolaborasi antara TNI, Pemerintah bersama Rakyat. (Pendim 1707/MRK/ulo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait di Jayapura, Selasa, mengatakan ASN tidak boleh hanya hadir…
“Energi bukan sekadar soal pembangkit, jaringan dan investasi. Energi adalah kebutuhan dasar untuk menerangi…
Menurut Rustan, kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela saat ini mulai menunjukkan perkembangan…
Abisai mengajak seluruh masyarakat di tiga kampung Skouw untuk menjadikan perjalanan 112 tahun Injil…
Dalam sambutannya, Nyoman Sri Antari mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah konkret Pemkot Jayapura bersama…