

dr. Aaron Rumainum, M.Kes., ( FOTO: Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Dinkes Papua akui, kasus Covid-19 varian Omicron di Papua sebanyak 69 kasus, tidak menjadi masalah yang terpenting angka kematian tidak bertambah.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Papua dr. Aaron Rumainum, M.Kes., mengatakan tidak jadi masalah jika angka kasus terus bertamabah, baik varian Omicron maupun Delta, ini hal yang wajar.
“Yang penting jangan sampai angka kematian bertambah, bahkan di Kota Jayapura juga angka kematiannya dalam beberapa hari ini stabil tidak ada peningkatan,” katanya Kepada Cenderawasih Pos, Selasa (22/2) kemarin.
Dikuinya, bahkan jika mereka yang telah divaksin juga terpapar ini merupakan hal yang wajar, tandanya tubuh kita butuh istirahat.
“Hanya perlu istirahat, olahraga, makan-makan yang bergizi, minum vitamin, dapat membantu kita dalam proses penyembuhan, karena dampaknya akan lebih ringan,” tambahnya.
Diakuinya, bukan hanya masyarakat umum para tenaga nakes, dokter juga yang sudah divaksin tetap terpapar Covid, namun dampaknya lebih ringan karena sudah divaksin, dibandingkan mereka yang belum divaksin. (ana/gin)
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…