Categories: PARIWARA

Awal 2022, Tiga Jenazah Dimakamkan di Kuburan Covid-19

JAYAPURA-Meski kasus Covid-19 kembali merebak di Kota Jayapura, namun kasus kematian akibat  paparan Covid-19 pada awal tahun 2022 hingga menjelang akhir Februari ini, terbilang relative sedikit. Menurut Koordinator Tempat Pekuburan  Umum (TPU) Muslim Hasan, pada awal 2022 sampai dengan saat ini ada 3 jenazah yang sudah dikubur di kuburan Covid-19 yang lokasi di sebelah ujung komplek TPU muslim.

   “Ada tiga jenazah yang sudah dikubur di kuburan Covid,” kata Pak Hasan di TPU Muslim, Buper Waena, Senin (21/2).

  Ia mengatakan sebelumnya pada penyelenggaraan PON hanya satu orang yang dikuburkan, hingga memasuki bulan Januari sampai dengan Februari 2022 barulah ada tiga orang yang dikuburkan.

   “Sebelum PON tidak ada yang meninggal, sesudad PON ada satu jenasah Covid yang kita kubur, untuk bulan ini ada tiga jenasah Covid yang dikubur,” katanya.

  Di singgung soal apakah jenazah yang dikuburkan adalah  pasien dari covid 19 atau omicron, ia mengatakan hal itu tidak diketahui pasti, karena tidak dijelaskan oleh dokter,  namun pihaknya hanya menjalankan tugas untuk mengumpulkan di tempat pemakaman Covid.

   “Dokter tidak bilang ini Omikron atau tidak, tapi bilang ini Covid, jadi kami belum tau ini Omikron atau tidak,” katanya.

  Ia mengatakan untuk jenazah  yang belum lama dimakamkan ini berasal dari RSUD Abepura yaitu 2 jenazah dan Rumah Sakit Dian Harapan 1 jenazah yang dikuburkan. “Tanggal 9 ada dua orang (Jenaza Covid) dari RSUD Abepura dan untuk  sementara yang tanggal 10 dari Rumah Sakit Dian Harapan,” jelasnya.

   Diakui Hasan bahwa hingga saat ini   ada beberapa warga yang masih saja menghubunginya untuk meminta keluarganya dipindahkan atau digali untuk dikuburkan di tempat yang mereka inginkan, namun pihaknya masih berpacu kepada aturan pemerintah bahwa kuburan jenazah pasien covid yang mau digali kembali untuk dipindahkan harus sesuai dengan aturan pemerintah yaitu 5 tahun. “Bisa pindahkan tapi harus hitung 5 tahun sesuai aturan pemkot,” katanya.

   Sebagai penjaga kuburan yang telah menguburkan pasien covid hingga saat ini, ia mengharapkan kepada masyarakat Kota Jayapura untuk tetap mematuhi protokol kesehatan karena covid benar-benar ada namun tergantung dari kita bagaimana menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan. (oel/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PANDEMI

Recent Posts

Seorang Sopir Maxim Dibekuk Terciduk Jual Puluhan Amunisi

Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping…

46 minutes ago

Kasus Pembakaran Anak di Sentani Harus Tuntas

Selain penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan anak dan pola pengasuhan dalam keluarga…

1 hour ago

Tujuh Jadi Tersangka Pembunuhan Pilot AMA

Ketujuh tersangka masing-masing berinisial MB, AB (23), LS (26), DA, NS, KB, dan SP. Seluruhnya…

2 hours ago

Lapangan Terbang Rawan Mulai Didata

Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca-insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA)…

2 hours ago

Masyarakat Berhak Tahu Kemana Dana Cadangan Papua Mengalir

Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih, Yakobus…

3 hours ago

Cafe dan Resto di Holtekamp Jadi Sumber Pajak Menjanjikan

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Rory Cony Huwae, mengatakan penyumbang terbesar penerimaan pajak…

3 hours ago