

Salah satu Qori saat tampil di hadapan Majelis Dewan Hakim dalam Seleksi Tilawatil Quran (STQ) ke XXVII di aula LPTQ Kotaraja, Selasa (19/6). (FOTO:Humas for Cepos)
JAYAPURA-Usai pembukaan secara resmi Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Ke XXVII oleh Plh. Gubernur Papua, Dr. H. Ridwan Rumasukun, SE., MM., pada Minggu (18/06/2023) malam, dan registrasi ulang peserta di hari kedua. Maka, pada hari ke-3 STQ langsung digelar dengan 2 (dua) cabang lomba, yakni Tilawah Qur’an (TQ) dan Hifdzil Qur’an (HQ), pada Selasa pagi, (20/06/2023) di dua tempat berbeda.
Adapun pada cabang lomba TQ, perlombaannya digelar di Aula LPTQ Provinsi Papua, Kota Jayapura. Sementara pada cabang lomba HQ, perlombaannya digelar di Aula Asrama Haji Transit Kota Jayapura.
Ketua Majelis Dewan Hakim Cabang Lomba HQ, Dr. Anang Firdaus, M.Fil.I., menyampaikan bahwa penyelenggaraan MHQ pada tahun ini cukup kompetitif. Hal ini disebabkan banyaknya peserta yang mengikuti tiap golongan lomba dari tahun sebelumnya.
“Grafiknya meningkat, kalau tahun-tahun yang lalu persaingannya yang ketat itu hanya di 1 Juz, 5 Juz dan 10 Juz, tapi untuk tahun ini Alhamdulillah semua golongan persaingannya bisa dikatakan kompetitif,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Hakim Dr. H. Muhammad Wahib Lc., M.A., merangkap anggota aspek fashahah, menjelaskan bahwa ada peningkatan dari segi lagu, suara, dan kualitas tajwid.
“Ini menilai sesuai nomor, belum diketahui darimana asal daerahnya. Ada hal yang membanggakan sebagai perkembangannya, walau dari daerah namun tidak kalah dari peserta asal Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, atau Keerom,” imbuhnya.
Namun demikian dijelaskan Muhammad Wahib juga, bahwa kelemahannya ada di suara dan teknis pernafasan. Adapun masalah tajwid dan fashahah, imbuh Wahib, sudah banyak perkembangan.
“Mestinya tugas pelatih dan official anak-anak diberi pengertian, misal hati-hati ambil nafas, jangan memotong ayat, karena akan mengurangi nilai. Jika nafas tidak kuat lebih baik berhenti saja lalu diulangi. Itu tidak akan mengurangi nilai,” ungkapnya.
Adapun jumlah peserta pada cabang lomba HQ sebanyak 72 peserta dengan perincian diantaranya, 1 Juz 31 peserta, 5 Juz 18 peserta, 10 Juz 15 peserta, 20 Juz 6 peserta, 30 Juz 2 peserta.
Pada cabang tilawah dewasa, 27 orang terdaftar sebagai peserta. Sedangkan pada cabang tilawah anak-anak terdaftar 28 orang peserta putra dan putri. (humas/tri)
Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…
Owen membeberkan bahwa mereka sudah menjajaki dua stadion di Jawa Timur. Dan saat ini masih…
Dari hasil peninjauan, pemerintah menemukan sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi, di antaranya sanitasi tempat…
Keputusan ini menjadi pengalaman pertama bagi skuad Persipura. Pada musim-musim sebelumnya, mereka lebih sering menggelar…
Menurutnya, selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan secara maksimal dalam perencanaan maupun pelaksanaan program.…
Penangkapan bermula saat D.H. menjalani pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP) Terminal Keberangkatan Bandara…