

Aries Toteles Ap saat berfoto bersama promotor dan co-promotor usai ujian terbuka promosi doktor, di Kampus Unipa, Sabtu (17/8). (foto:Humas DKLH)
Rektor Unipa: Yang Dilakukan Aries Toteles AP Miliki Dampak bagi Pemerintah dan Masyarakat Papua.
JAYAPURA – Plt Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Papua, Aries Toteles Ap, mencatatkan namanya sebagai Doktor Ilmu Lingkungan setelah menyelesaikan ujian terbuka promosi doktor, di Kampus Unipa, Sabtu (17/8). Ia merupakan lulusan Doktor Ilmu Lingkungan yang ke-28 untuk Unipa Papua.
Aries menempuh pendidikan doktor selama empat tahun, sejak tahun 2021 hingga 2025. Adapun judul disertasinya adalah “Model Ekonomi Hijau Melalui Hilirisasi Produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dalam Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) di Provinsi Papua”
Aries Toteles Ap, dinyatakan lulus oleh Universitas Papua (Unipa) usai memaparkan hasil disertasinya dalam sidang terbuka (promosi) doktor, Program Doktor Ilmu Lingkungan Pascasarjana Unipa. Ia lulus dengan nilai 91 predikat sangat memuaskan.
Rektor Unipa, Dr. Hugo Warami, S.Pd., M.Hum, mengapresiasi Dr. Aries Toteles AP, yang di tengah kesibukannya sebagai salah satu kepala OPD Dinas Kehutanan Provinsi Papua, namun menyempatkan diri untuk menyelesaikan studi.
“Hal yang menarik dari seorang Aries Toteles adalah, menemukan sebuah model ekonomi hijau yang bisa menjadi salah satu strategi terbarukan di dalam pengelolaan hasil hutan non-kayu,” kata Rektor Unipa dalam rekaman suara yang diterima Cenderawasih Pos, Minggu (17/8).
Ia pun berharap, dari temuan-temuan dalam disertasinya. Bisa dilirik oleh Pemerintah Daerah Papua dalam rangka pengembangan ekonomi kerakyatan, industri kreatif yang berbasis non-kayu. Sebab menurutnya, yang hari ini dimiliki oleh pemerintah dan kabupaten/kota se-Tanah Papua itu yang menjadi modal hari ini.
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…