Ditempat yang sama, Kepala Dinas BPMPTSP Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, menegaskan pentingnya penyusunan Peta Potensi Investasi Daerah (PPID) yang akurat, berbasis data, dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Gustaf mengatakan forum ini menjadi langkah awal dalam menggali serta memetakan potensi unggulan daerah yang layak dikembangkan sebagai peluang investasi.
“Kami berharap terbangun kesamaan persepsi dan koordinasi lintas sektor, sehingga peta investasi yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kekayaan potensi Kabupaten Jayapura,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa peta potensi investasi tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi juga harus menjadi alat promosi yang informatif dan menarik untuk mendorong minat investor.
Gustaf mengajak OPD, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat berperan aktif dalam proses ini demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. “Investasi adalah salah satu kunci percepatan pembangunan. Karena itu kita harus bersinergi menyusun peta potensi ini sebaik mungkin,” tandasnya. (ana/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Puskesmas Rimba Jaya, Iriani Winoto, mengatakan keputusan untuk belum kembali ke gedung utama puskesmas…
Para anggota Paskibraka yang dipercaya mengemban tugas mengibarkan bendera Merah Putih pada upacara 17…
Polsek Kuala Kencana memastikan tidak ada insiden penembakan di kawasan Alun-Alun Kuala Kencana, Kabupaten Mimika,…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menjelaskan persoalan kewenangan pengelolaan SMA dan SMK yang berkaitan dengan…
Sekretaris Daerah Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, mengatakan pemerintah provinsi tetap berupaya memastikan program-program prioritas
Musim mangga golek mulai terasa di Pasar Pharaa Sentani. Dalam tiga pekan terakhir, pasokan mangga…