Categories: PARIWARA

Banyak Hal yang Menyebabkan Cakupan Vaksinasi Papua Rendah

JAYAPURA – Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Arry Pongtiku menyampaikan,  perkembangan kasus Covid -19 di Papua yang saat ini melandai, sementara cakupan vaksinasi baru 33 persen.

“Kalau vaksinasi kita masih tertinggal jauh karena bukan hanya masalah geografis, tapi ada masyarakat tidak punya NIK. Ada yang tidak bisa vaksinasi karena tidak punya NIK, ada pula yang sudah divaksinasi tapi tidak bisa masuk karena tidak ada NIK,” Jelasnya kepada wartawan, Selasa (12/7).

Selain itu kata Arry, kondisi SDM kesehatan di Papua yang terbatas. Dimana hingga saat ini sekitar 52 persen puskesmas di Papua tidak memiliki dokter.

“Jadi kita harus perkuat SDM baik itu dokter puskesmas maupun spesialis. Semoga dengan dibangunya RSP Uncen, Papua bisa memproduksi dokter umum, spesialis dan dokter gigi. Sehingga nanti kebutuhan dokter di Papua bisa diatasi,” pungkasnya. (fia/gin)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PANDEMI

Recent Posts

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

5 hours ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

5 hours ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

6 hours ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

6 hours ago

Pemerintah Jangan Korbankan Tanah Adat

Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…

7 hours ago

6 SPPG Mimika yang Dibekukan Segera Beroperasi Kembali

​Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…

7 hours ago