Categories: PARIWARA

Karyawan Terpapar Covid-19, Harus Dilakukan Tracing

JAYAPURA-Meningkatnya angka penyebaran covid-19 dan varian Omicron di Kota Jayapura membuat Pemerintah Kota Jayapura mengeluarkan surat edaran terkait pembatasan waktu bagi pelaku usaha dan masyarakat mulai pukul 06.00 sampai dengan 21.00 WIT.

  Pemerintah Kota Jayapura mengingatkan kepada perusahaan kantor pemerintah maupun swasta yang menjadi tempat pelayanan publik , untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan maksimal. Hal ini dikarenakan sudah ditemukan beberapa kantor BUMN seperti perbankan di Kota Jayapura yang karyawannya terpapar covid 19. Akhirnya,  pelayanan di kantor itu terpaksa tidak dilakukan sementara karena karyawannya dilakukan isolasi Mandiri.

   Oleh karena itu, Wakil Wali Kota Jayapura yang juga Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kota Jayapura, Dr.Ir.H.Rustan Saru, MM., meminta kepada semua kantor atau perusahaan dan pelayanan publik tetap menerapkan protokol kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang sifatnya langsung bertatap muka. Hal ini untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

  Selain itu, jika ada di tiap kantor atau perusahaan dan kantor pelayanan publik yang terpapar Covid-19 sesuai  instruksi Wali Kota Jayapura maka harus dilakukan tracing dengan swab antigen kepada semua karyawan dan jika ada yang reaktif, maka dilakukan PCR dan harus isolasi mendiri sampai hasil PCR keluar.

  “Jika hasil PCR positif, maka kita beri obat dan wajib Isoman jika tanpa gejala”katanya, Kamis (10/2)kemarin.

  Selain itu, jika memang ada perusahaan atau kantor pelayanan publik yang mau mandiri melakukan swab antigen dalam memastikan karyawannya tidak terpapar Covid-19 mempunyai anggaran sendiri tentu bisa melakukan Swab antigen Mandiri atau PCR. Dan hal ini tentu sangat bagus untuk membantu pemerintah, karena memang sudah ada perusahaan atau kantor BUMN yang melakukan hal seperti ini.

   Dr.Rustan Saru juga mengimbau pada perusahaan atau kantor pelayanan publik untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, dan mengatur pelayanan dengan baik, bisa menyiapkan tempat duduk dengan menjaga jarak, dibatasi masyarakat yang datang. Bahkan jika bisa diberikan pelayanan secara online tentu lebih bagus lagi karena bisa menghindari kerumunan atau bertatap muka langsung.

  Untuk menegakan instruksi Walikota salah satu poin pentingnya adalah melakukan sweeping penerapan proses, maka pada malam hari pihaknya akan kembali melakukan patroli untuk seluruh aktivitas dibatasi sampai jam 21.00 WIT.

  Masyarakat dan pelaku usaha diharapkan punya kesadaran diri dalam membantu pemerintah kota Jayapura untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Jika ini dilakukan dengan baik, tentu tidak lama kasus penyebaran Covid-19 bisa berkurang seperti sebelumnya. (dil/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PANDEMI

Recent Posts

Provinsi Papua Pegunungan Dapat Porsi Dana Otsus Paling Kecil

"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…

12 seconds ago

Partisipasi Meningkat, Jadi Sarana Promosi dan Penguatan Kapasitas Pelaku UMKM Sagu

Partisipasi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dalam Festival Sagu yang diselenggarakan oleh Kementerian…

30 minutes ago

Akses Banti-Kimbeli Terputus Akibat Longsor

Cuaca ekstrem di dataran Kabupaten Mimika, Papua Tengah memicu tanah longsor yang memutus akses vital…

1 hour ago

Aparat Antisipasi Aksi 1 Mei

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan situasi keamanan…

2 hours ago

Ketua Komisi II DPRP Buka Suara Terkait Pengungkapan Kasus BBM Subsidi

Kertua Komisi II DPR Provinsi Papua Selatan Yulians Charles Gomar memberikan tanggapan terkait dengan persoalan…

2 hours ago

Siapa Lebih Kuat, Garudayaksa Atau Adhyaksa?

Nah, di grup barat saat ini Garudayaksa memimpin klasemen dengan 49 poin, sementara Adhyaksa menguntit…

3 hours ago