

Aipda Dr. Mohamad Efendi Jaya usai mengikuti yudisium di di Hotel Grand Abepura, Kota Jayapura, pada Jumat (6/2).
JAYAPURA – Kabar membanggakan datang dari korps Bhayangkara di Papua. Seorang personel aktif Polres Keerom, AIPDA Dr. Mohamad Efendi Jaya, SE., MH., C.PHR, resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Sosial. Gelar ini diperoleh setelah ia mengikuti prosesi Yudisium di Hotel Grand Abepura, Kota Jayapura, pada Jumat (6/2).
Sidang tersebut dipimpin oleh Direktur Program pasca sarjana Universitas Cendrawasih Prof. Dr. Drs. Akbar Silo,Ms, didampingi Wakil Direktur, Dr. Frans A. Asmuruf,M.Si., dan Prof. Dr. Drs. Janviter Manalu,M.Si. Pria kelahiran Pariaman, Sumatra Barat ini berhasil menyelesaikan studinya di Universitas Cendrawasih (Uncen) sebagai angkatan ke-13 pada Program Studi Doktor Ilmu Sosial, dengan fokus Bidang Kajian Ilmu Pemerintahan.
Tak tanggung-tanggung, ia lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.93, yang mengantarkannya meraih predikat kelulusan Cum Laude (pujian). Dalam studinya, Mohamad Efendi Jaya mendalami konsep Collaborative Governance. Dengan disertasinya yang berjudul “Collaborative Governance antara Polres dan Dispenda Kabupaten Keerom untuk penertiban sumber-sumber kebocoran pendapatan asli daerah”.
Karya tulis ilmiah ini tidak hanya berhenti di atas kertas, namun telah resmi terdaftar dan memiliki Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Penelitian ini menyoroti pentingnya sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam mengamankan pendapatan daerah demi pembangunan yang lebih maksimal. Mohamad Efendi Jaya berharap ilmu yang didapatnya dapat diimplementasikan secara nyata.
Page: 1 2
Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menjelaskan, pengamatan satelit menunjukkan penurunan luas dan ketebalan tutupan…
Proyeksi tersebut disampaikan Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa BRIN, Thomas Djamaluddin, berdasarkan analisis posisi…
Kasus terbaru adalah peristiwa dugaan anak mengakhiri hidup yang menimpa seorang siswa sekolah dasar di…
Pengamat politik, Fernando Emas, menilai kemunculan nama Sjafrie sebagai salah satu temuan paling mengejutkan dalam…
Karena uang tidak ditemukan, pemeriksaan berlanjut. Satu per satu siswa diminta maju ke depan kelas,…
Kementerian Kesehatan menilai penghentian terapi pada pasien penyakit kronis, khususnya gagal ginjal, berpotensi menimbulkan dampak…