Categories: PARIWARA

Saat Nataru Tetap Ada Pembatasan

JAYAPURA – Ketua Harian Satgas Covod-19z William R. Manderi akui menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru) ada beberapa hal yang harus dilakukan dalam upaya  pencegahan Covid-19.

“Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang perlu ditekankan, dalam pelaksanaan Natal dan Tahun Baru, yaitu pada tanggal 24 Deaember 2021 – 2 Januari 2022 ada pembatasan-pembatasan yang harus menjadi catatan penting disetiap daerah,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (8/12) kemarin

Diakuinya, hal ini harus dilakukan sesuai dengan instruksi dari Mendagri, meski perkembangan kasus Covid-19 di Papua sampai dengan hari ini angka terkonfirmasi semakin menurun.

Dirinya mengharapkan dengan adanya pembatasan saat hari raya Natal dan Tahun Baru tersebut dapat mengurangi resiko penyerabaran Covid-19 di Papua.

“Tetapi ini suatu langkah kebijakan pemerintah untuk bagaimana kita menjaga keadaan kita di Papua yang sudah menurun, agar tidak terjadi peningkatan lagi,” pungkasnya. (ana)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PANDEMI

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

2 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

3 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

4 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

5 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

6 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

7 hours ago