Categories: BERITA UTAMA

DPRP Sayangkan Pembakaran SMAN 1 Oksibil

JAYAPURA-Pembakaran gedung SMA Negeri 1 Oktobil Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin), Minggu (5/12) dini hari membuat aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut terganggu.

Pemkabaran fasilitas pendidikan di Kabupaten Pegubin sangat disayangkan anggota Dapil V DPR Papua yang meliputi Kabupaten Pegunungan Bintang, Yahukimo dan Kabupaten Yalimo, Tarius Mul, S.Sos.

Pasalnya pembakaran tersebut menurut Politisi Partai Demokrat Papua ini tidak hanya mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut. Tetapi gedung yang dibakar merupakan salah satu aset untuk peningkatan sumber daya manusia di Kabupaten Pegunungan Bintang.

Menurut Tarius, fasilitas pendidikan merupakan salah satu bagian penting di tanah Papua, dalam mengembangkan dan mencerdaskan kehidupan SDM yang ada di Papua, khususnya yang ada di Pegunungan Bintang.

Untuk itu aset penting seperti sekolah, menurutnya harus dilindungi dan dijaga. “Bagaimana kita mau membangun daerah, kalau fasilitas pendidikan saja diduga sengaja dibakar. Inikan sebenarnya tidak boleh dan jangan sampai terbakar, karena ini fasilitas yang dapat mendorong SDM di Papua,” ungkap Tarius kepada Cenderawasih Pos, Rabu (8/12).

Alumnus Fisip Uncen ini menegaskan bahwa fasilitas pendidikan dan tenaga pendidik yang mengabdikan dirinya dengan sungguh-sungguh untuk melayani dan mengembangkan SDM di tanah Papua, harus dapat dilindungi oleh siapapun. Mereka tidak boleh mendapatkan perlakuan yang tidak adil. Apalagi sampai merusak dan melecehkan para guru yang selama ini bekerja dengan sungguh-sungguh mengajar dan mencerdaskan anak-anak di daerah pedalaman Papua.

“Para guru adalah garda terdepan dalam pelayanan pendidikan di Papua. Fasilitas pendidikan juga harus dijaga. Jangan dirusak, apalagi sampai dibakar. Hal ini yang harus kita jaga, sehingga tidak boleh ada pembakaran terhadap fasilitas pendidikan di Papua,” tegasnya.

Terkait kejadian ini, anggota Komisi V DPR Papua Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Kesejahteraan ini, dalam waktu dekat akan turun untuk melihat langsung kejadian tersebut.

“SMA ini menjadi tanggung jawab dari Pemerintah Provinsi Papua, sehingga kami dari dewan dalam waktu dekat akan turun dan melihat langsung peristiwa terbakarnya SMA Negeri 1 Oksibil,” tutupnya. (bet/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: DPRP

Recent Posts

Ketika Sekolah Formal Tak Lagi Terjangkau, PKBM Menjadi Pintu Kedua

Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 152.319 anak di…

3 hours ago

Kebakaran di Dok IX, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

  Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik…

11 hours ago

Serapan APBD Baru 45 Persen, Pimpinan OPD Diwarning

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., melontarkan peringatan keras kepada seluruh…

12 hours ago

OPD Kolektor Harus Kejar Target PAD Rp313 Miliar

  Rustan mengatakan, Pemkot Jayapura sebelumnya telah melaksanakan rapat koordinasi (rakor) PAD yang menghasilkan sejumlah…

13 hours ago

Papua Jaga Inflasi 3,5 Persen Jelang Natal dan Tahun Baru

   Penjabat Sekda Papua, Christian Sohilait mengatakan, pengendalian inflasi dilakukan secara rutin setiap pekan. Berdasarkan…

14 hours ago

Pemkot Buka Seleksi Tiga Jabatan Kepala OPD

   Ketiga jabatan tersebut yakni Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Jayapura, Kepala…

15 hours ago