

Bupati Yalimo Dr. Nahor Nekwek,SPd, MM foto bersama dengan para ASN Kabupaten Yalimo, Senin (6/10) . (foto:HUMAS)
YALIMO– Bupati Yalimo Dr. Nahor Nekwek,SPd, MM menjadi pemimpin apel ASN di lingkungan Pemkab Yalimo, Senin (6/10).
Dalam arahannya Bupati Yalimo menegaskan bahwa pemerintah daerah telah melaporkan kepada Kementerian Sosial RI dan juga kepada Gubernur Papua Pegunungan melalui Wakil Gubernur Papua Pegunungan untuk melakukan ibadah bersama dan penandatanganan prasasti untuk penolakan rasisme di Kabupaten Yalimo, namun terdapat sejumlah hal yang tidak diinginkan bersama.
Dikatakan bahwa rasisme merupakan anti bagi warga Papua kulit hitam rambut keriting yang berdiam di tanah Papua ini, dan selain itu juga orang nusantara yang hidup di Papua khususnya di Kabupaten Yalimo menolak rasisme.
“Kita dalam koridor NKRI tetapi ada yang sengaja secara tidak langsung mengeluarkan kata rasisme kepada orang Papua, dengan demikian dikatakan bahwa acara yang dilakukan Pemkab Yalimo tidak salah tetapi ada kekeliruan yang bisa terjadi seperti saat dihadiri oleh Wagub Papua Pegunungan.
Page: 1 2
Ia tak menampik bahwa Indonesia masih menghadapi sejumlah persoalan terkait pelanggaran HAM yang belum sepenuhnya…
Indonesia menjadi Presiden Dewan HAM adalah sebuah hal yang lumrah. Dimana lima region lainnya dibelahan…
Evan Soumilena dikenal sebagai pemain Tim Nasional Futsal Indonesia yang aktif membela Indonesia di berbagai…
Kegiatan patroli menyasar sejumlah titik pusat aktivitas masyarakat, seperti pertokoan, kios pedagang, serta ruas jalan…
Dalam pertemuan tersebut, Iptu Wilhelma Kurut menyampaikan keprihatinan atas maraknya penyakit masyarakat di kalangan pemuda,…
Tujuan dari ketentuan ini adalah untuk menciptakan mekanisme seleksi yang lebih objektif, terstandar, dan adil,…