

Suasana pelepasan 315 tenaga kontrak kesehatan di Kabupaten Tolikara Kamis (4/6). (foto:diskomdigi/cepos )
KARUBAGA – Pemerintah Kabupaten Tolikara secara resmi melepas 315 tenaga kontrak kesehatan yang akan ditempatkan pada 39 Puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Tolikara. Tenaga kesehatan tersebut terdiri atas dokter, perawat, bidan, tenaga farmasi, analis kesehatan, tenaga kesehatan masyarakat, serta tenaga kesehatan lainnya yang akan memperkuat pelayanan kesehatan hingga ke distrik dan kampung-kampung terpencil.
Kegiatan pelepasan berlangsung di Karubaga dan dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Tolikara, Yotam Wonda, S.H., M.Si, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tolikara, Elisabeth Y. Flassy Wandik, SE., MM, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tolikara, Elius Enembe, S.Kep., M.Kes, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh tenaga kontrak kesehatan yang akan melaksanakan tugas di wilayah penempatannya masing-masing.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tolikara, Elius Enembe, S.Kep., M.Kes, menyampaikan bahwa penempatan 315 tenaga kesehatan kontrak ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tolikara dalam menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat serta memperkuat sumber daya manusia kesehatan di seluruh puskesmas.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah distrik, pemerintah kampung, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menyediakan fasilitas penunjang, khususnya tempat tinggal yang layak bagi tenaga kesehatan yang akan bertugas.
Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Tolikara, Yotam Wonda, S.H., M.Si, dalam arahannya menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan salah satu prioritas utama pembangunan daerah. Oleh karena itu, kehadiran tenaga kesehatan di setiap puskesmas menjadi faktor penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan mudah diakses oleh masyarakat.
“Penempatan 315 tenaga kontrak kesehatan pada 39 puskesmas ini merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Tolikara dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Kami berharap seluruh tenaga kesehatan dapat bekerja secara profesional, menjaga etika pelayanan, serta mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Yotam Wonda.
Page: 1 2
Bagi masyarakat adat Sentani, ikan ini bukan sekadar sumber pangan. Gabus Sentani memiliki nilai budaya,…
Seorang warga Merauke bernama Jimmy Balagaize (33) terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan…
Kehadiran perusahaan di bidang perkebunan di Merauke khususnya perkebunan kelapa sawit dan sekarang ini perkebunan…
Dalam keterangan yang diterima media ini, Ketua DAD Mimika, Vinsent Oniyoma, mengatakan bahwa berdasarkan informasi…
Evakuasi dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait temuan benda yang diduga bahan peledak berbahaya. Menindaklanjuti…
Memasuki musim penerimaan siswa baru, kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Jayawijaya diserbu…