Sementara dalam kegiatan Kampanye Akbar tersebut dari Partai PKS, Nasdem, PKN dan Partai Umat menurunkan pemilihnya masing – masing termasuk menunjukkan caleg yang diusung. Disini Befa mengatakan bahwa pesta demokrasi adalah pesta semua.
Namun jangan sampai karena politik akhirnya semua terpecah. Befa mengingatkan agar siapa saja boleh memilih dan pilihan juga boleh berbeda. Tak harus sama. Akan tetapi jangan karena politik akhirnya sesama keluarga malah saling membenci.
“Politik itu hanya sebentar, keluarga itu penting dan semua yang ada saat ini adalah keluarga, tak boleh saling membenci,” timpalnya. Ia juga menjelaskan bahwa masyarakat jangan bingung untuk pendidikan anak. Jika usianya sudah berada di kelas IV SD maka langsung bawa ke bupati untuk dilanjutkan biaya pendidikannya hingga kuliah.
“Ingat, negara bisa membiayai semua, mulai saat ini jaga anak baik – baik untuk nantinya sekolah yang tinggi,” imbuhnya. Sementara Dinus Wanimbo tidak berbicara banyak namun dari seruan dan kepalan tangannya ternyata bisa mengatur ribuan warga yang hadir saat itu. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan rekomendasi untuk Befa dan Dinus dan disaksikan ribuan massa pendukung. (ade/wen)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Ia menjelaskan, sebelum pemekaran, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Papua induk mencapai sekitar…
Aiptu Yunus Maturutty menjelaskan, awalnya pelaku diduga melakukan persetubuhan atau rudakpaksa terhadap korban sesuai laporan…
Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey mengatakan, kasus terbaru terjadi pada 16 Desember 2025.…
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan belum mendapatkan data terakhir sudah berapa sekolah yang telah…
Ardhiana mengatakan, keempat ekor burung tersebut diangkut secara ilegal dan tidak diketahui identitas pemiliknya. Ia…
Pengelola APMS Putra Baliem Mandiri Magi Pasaribu menegaskan putusan hukum tertinggi itu bersifat final dan…