Categories: PARIWARA

Anjungan Papua di TMIII Sebagai Rumah Sosial Budaya Papua Pegunungan

Dijelaskan Velix, ada empat aspek utama dalam ruang lingkup kerjasama. Pertama, asistensi pemeliharaan sarana prasarana budaya Papua Pegunungan di Anjungan Papua TMII, khususnya kawasan Silimo (kompleks honai). Kedua, optimalisasi Anjungan Papua sebagai tempat pemasaran produk produk UMKM dari Provinsi Papua Pegunungan. Ketiga, promosi sosial budaya Papua Pegunungan meliputi even pameran, atraksi budaya, dan kegiatan seni budaya lainnya.

“Keempat, pengembangan kapasitas sumber daya manusia asal Papua Pegunungan di aspek sosial budaya, ekonomi kreatif, pariwisata, dan sektor ekonomi lainnya,” ucap Velix.

Dalam pandangan Pj Gubernur Velix Wanggai, anjungan Papua adalah rumah seluruh anak Papua. Dengan adanya perjanjian kerjasama ini diharapkan akan memberikan manfaat untuk Papua induk dan Papua Pegunungan. Hal ini merupakan langkah awal dari Pemerintah Provinsi Papua membangun pondasi pembangunan sosial budaya masyarakat Papua Pegunungan. Mengingat identitas sosial budaya di Papua Pegunungan yang khas baik benda-benda seni, cerita rakyat, seni lukis, maupun rumah adat tradisional.

“Dengan kerjasama ini, Pemprov Papua Pegunungan akan melengkapi atau membangun objek objek baru apa saja yang akan kita bangun di anjungan Papua ini. Harapannya, menjadi sarana promosi baik budaya, ekonomi kreatif, hasil sumber daya alam kopi buah merah dan bisnis lain holtikultura. Tempat ini juga akan menjadi wadah promosi pariwisata yang baik, apalagi sudah dideklarasikan bahwa Papua Pegunungan sebagai Provinsi Festival,” ucapnya.

Lanjut Velix, mengingat saat ini telah disusun kalender event festival sejak Maret hingga Desember 2024. Baik festival bahasa daerah, festival kopi, festival musik regae, festival rumput merah bulan Mei, festival Budaya Lembah Baliem, festival Noken Street Fashion, maupun Papua Pegunungan Chrismast Week Festival.

Tak hanya itu, Velix Wanggai menegaskan bahwa Provinsi Papua Pegunungan ingin mengembangkan kapasitas kelembagaan pengelola, aparatur, ASN, pegiat seni budaya agar bisa aktualisasi di Jakarta sebagai pusat industri dan bisnis ke depan.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

SMAN 8 Jayapura Pasca Siswinya Jadi Pembawa Baki Paskibraka Nasional 

  Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…

2 days ago

LAN: Pahami Akar Persoalan, Baru Buat Program!

   Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…

2 days ago

Tak Kunjung Direnovasi, Warga Dok IX Tagih Janji Mendagri

  “Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…

2 days ago

Cegah Penyakit Jantung, Aktifkan Deteksi Dini dan Pola Hidup Sehat

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…

2 days ago

Prioritaskan Program yang Bersentuhan Langsung dengan Masyarakat

   Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…

2 days ago

Rumah Singgah ODGJ dan Anak Terlantar Diminta Segera Direalisasikan

Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…

2 days ago