Ia menambahkan, tantangan terbesar saat ini adalah rendahnya budaya membaca serta keterbatasan akses terhadap bahan bacaan, terutama di sekolah-sekolah pedalaman.
Untuk itu, pihaknya akan turun langsung ke satuan pendidikan guna memperkenalkan literasi secara lebih dekat dan menyeluruh kepada para pelajar serta masyarakat.
Program ini juga ditetapkan sebagai salah satu prioritas pembangunan Kabupaten Tolikara periode 2025–2029. Rangkaian kegiatan sosialisasi dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 September 2025, dengan melibatkan aparatur sipil negara serta pustakawan dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Tolikara. ( Diskominfo Tolikara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bagi masyarakat pesisir, laut adalah sumber kehidupan sekaligus pelataran rumah tempat anak-anak tumbuh. Namun di…
Bangunan ini sebelumnya digunakan sebagai kantor Bawaslu Papua. Posisinya persis bersebelahan dengan pintu masuk gedung…
Penangkapan dilakukan oleh Tim Opsnal Satreskrim yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Merauke bersama KBO Reskrim…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH memastikan jika pelaku WW telah…
Kapala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso, S.Pd, M.Pd menyatakan pihaknya sudah melakukan pendataan kepada…
Pertamina Patra Niaga menjatuhkan sanksi tegas kepada SPBU 8499902 di kawasan SP2, Kabupaten Mimika, Papua…