Ia menambahkan, tantangan terbesar saat ini adalah rendahnya budaya membaca serta keterbatasan akses terhadap bahan bacaan, terutama di sekolah-sekolah pedalaman.
Untuk itu, pihaknya akan turun langsung ke satuan pendidikan guna memperkenalkan literasi secara lebih dekat dan menyeluruh kepada para pelajar serta masyarakat.
Program ini juga ditetapkan sebagai salah satu prioritas pembangunan Kabupaten Tolikara periode 2025–2029. Rangkaian kegiatan sosialisasi dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 September 2025, dengan melibatkan aparatur sipil negara serta pustakawan dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Tolikara. ( Diskominfo Tolikara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey menjelaskan, anggaran Rp104 miliar tersebut bersumber dari dana Otonomi…
Persipura kini berada di peringkat tiga dengan koleksi 34 poin. Mereka terpaut satu poin dari…
‘’Ini sebenarnya masih rana kewenangan dari teman-teman penyidik kepolisian Resor Merauke. Namun saya sebagai…
Korban diketahui bernama Andi Kawer, seorang mahasiswa di Kota Jayapura. Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persipura…
Entis menjelaskan terkait ketersediaan air bersih di RSUD Jayapura, pihaknya langsung menurunkan Tim Teknis yang…
Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey menjelaskan, anggaran Rp104 miliar tersebut bersumber dari dana Otonomi…