Ia menambahkan, tantangan terbesar saat ini adalah rendahnya budaya membaca serta keterbatasan akses terhadap bahan bacaan, terutama di sekolah-sekolah pedalaman.
Untuk itu, pihaknya akan turun langsung ke satuan pendidikan guna memperkenalkan literasi secara lebih dekat dan menyeluruh kepada para pelajar serta masyarakat.
Program ini juga ditetapkan sebagai salah satu prioritas pembangunan Kabupaten Tolikara periode 2025–2029. Rangkaian kegiatan sosialisasi dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 September 2025, dengan melibatkan aparatur sipil negara serta pustakawan dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Tolikara. ( Diskominfo Tolikara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Prestasi tersebut berdasarkan laporan Eye on the Market yang dikeluarkan oleh JP Morgan Asset Management.…
Salah satunya datang dari studi yang dilakukan oleh Universitas Oxford, yang meninjau berbagai metode berhenti…
Terong Belanda merupakan buah unik dengan bentuk lonjong menyerupai telur dan cita rasa asam yang…
Dikutip Kemenko Pangan, Agenda besar ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di…
“Jadi itu kan nilai proyek pembangunan fisik, sebenarnya di angka Rp 1,6 miliar anggarannya. Kenapa…
Dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal YouTube Borobudur Hukum Channel, Megawati menyoroti kondisi penegakan hukum…