

dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K)., ( FOTO: Gratianus silas/cepos)
JAYAPURA – Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule SpOG(K) mengatakan berdasarkan dengan instruksi Mendagri Nomor 46 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan Olahraga Nasional (PON) XX di Provinsi Papua, bahwa wajib menerapkan prokes secara ketat, penyelenggaraan PON XX wajib memastikan para atlet, officel, panitia, penonton dan mayarakat disekitar lokasi venue telah mendapatkan vaksinasi minimal tahap pertama.
Lanjutnya, pelaksanaan Opening dan Closing Ceremony PON XX para tamu, peserta, undangan, masyarakat yang hadir semuanya dibatasi maksimal 10.000 orang sudah termasuk tamu VVIP,VIP, Paspampres, TNI-Polri dan Nakes.
“Tidak memasang tenda untuk nonton barang, bahkan dilakukan pengecekan kesehatan bagi setiap tamu, penonton yakni hasil PCR negative berlaku 2×24 jam atau tes antigen 1×24 jam dan menunjukan bukti telah divaksin karena akan dilakukan penukaran gelang selama 1-3 hari sebelum hari H, pada dasarnya kami akan mengikuti kebijakan yang telah diatur,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (29/9) kemarin.
Diakuinya, pengawasan dan penegakan protocol kesehatan tetap dilakukan, menyediakan fasilitas kesehatan seperti ambulance beserta tenaga kesehatan, dan apabila ditemukan tamu atau penonton terinfeksi Covid, maka tidak diizinkan memasuki stadion, harus diisolasi dan selanjutnya Satgas Covid-19 wajib melakukan pelacakan. (ana/gin)
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…