

Sekda Provinsi Papua, Dance Yulian Flassy
JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua, akui penerimaan 2.000 Polisi Noken di Papua untuk tahun 2021, penganggarannya akan dibiayai dana Otonomi Khusus.
Sekda Provinsi Papua, Dance Yulian Flassy menjelaskan, untuk 2.000 Polisi Noken tersebut sesuai dengan kesepakatan Gubernur Papua dan Kapolda Papua, pembagiannya 70% OAP dan 30% Non OAP.
“Jadi untuk orang asli Papua dapat 1.400 dan 600 merupakan anak-anak Nusantara, yang mana dalam penerimaan 2.000 Polisi Noken ini murni dibiayai oleh Dana Otsus,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Jumat (28/5) kemarin.
Diakuinya, pembiayaan menggunakan Dana Otsus ini merupakan pembiayaan proses penerimaan 2.000 personel untuk Polisi Noken.
“Harapan kami dengan adanya penerimaan 2.000 personel ini, diharapkan berjalan sesuai dengan harapan. Ini juga membantu masyarakat Papua dalam hal membuka lapangan, membantu menuntaskan pengangguran di Papua,” terangnya.
Pihaknya berharap, dengan keputusan dan kesepakatan yang telah terjadi ada yakni 70% dan 30% ini, dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya bagi masyarakat di Papua. (ana/ary)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…