

JAYAPURA- Juru Bicara Satgas Covid 19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, mengonfirmasi bahwa stok reagen untuk pemeriksaan sampel dengan metode PCR, baik di Labkesda maupun Litbangkes sedikit terkendala.
“Memang sedikit terkendala pada reagen kami. Kalau bicara supply dan demand, di mana kita melakukan banyak Rapid Diagnostic Test (RDT), maka pemeriksaan lanjutannya bagi mereka yang reaktif adalah tes swab dengan metode PCR,” terang dr. Silwanus Sumule, Rabu (27/5) kemarin.
Namun masalah klasik muncul, yakni ketersediaan reagen. ‘’Setelah kami telusuri, penyedia reagen di Indonesia sangat terbatas, sehingga kami harus tetap mengantre. Namun dalam 1 – 2 hari ke depan, permasalahan reagen ini sudah bisa kami selesaikan,” sambungnya.
Ditanya stok reagen di gudang kesehatan Pemprov Papua, dr. Sumule mengonfirmasi jumlah yang masih ada, namun tidak banyak. Namun tim Satgas Covid 19 Provinsi Papua tetap mengupayakan agar secepat mungkin masalah reagen dapat teratasi.
“Pasalnya, penyedia reagen dari Jakarta juga membatasi pengiriman kepada kami. Artinya, pengiriman tidak dapat dalam jumlah banyak. Kalau kita pesan 15 ribu reagen, tidak bisa mereka langsung kirim 15 ribu reagen sesuai permintaan. Melainkan mereka distribusi dengan jumlah 5000 reagen karena sebagai penyedia reagen, mereka pun harus mendistribusikannya kepada provinsi lain di Indonesia,” pungkasnya. (gr/ary)
Tim Persipura Jayapura sudah dipastikan akan kedatangan pelatih kepala baru. Ini setelah juru taktik musim…
Menurut Anthon, penetapan tersangka yang dilakukan setelah penggeledahan dan kemudian dilanjutkan dengan pelimpahan berkas perkara…
Dari rekaman suara selama 13,56 menit yang tersebar terdengar jelas jika Wesley nampak ikut berduka…
Ada sejumlah rute dan salah satunya menuju Mamberamo Raya. Ya jika hanya mengandalkan pesawat tentu…
Paru-paru basah atau pneumonia merupakan infeksi pada jaringan paru-paru yang menyebabkan kantung udara terisi cairan…
Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan lebat selama beberapa hari yang dipicu Topan Maysak mengakibatkan banjir…