

Asisten I Setda Papua, Doren Wakerkwa didampingi Kepala BPSDM Provinsi Papua Aryoko, AF Rumaropen, SP, M.Eng saat menyematkan tanda peserta, Kamis (25/8). (FOTO: Elfira/Cepos)
JAYAPURA –Pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XIX Provinsi Papua, Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan IV dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan II Pemerintah Provinsi Papua bekerjasama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI di BPSDM, Kamis (25/8).
Asisten I Setda Papua, Doren Wakerkwa menyampaikan, tantangan di bidang tata kelola pemerintahan ke depan akan semakin kompleks, sehingga pejabat pimpinan tinggi pratama harus siap dan memiliki strategi yang semakin baik.
“Harus punya strategi yang baik agar tidak tertindas dan tertinggal dengan kemajuan zaman dalam menjawab tuntutan masyarakat yang semakin kompleks,” kata Doren saat membacakan sambutan Gubernur Papua Lukas Enembe.
Lanjut Doren, untuk menjawab tantangan tersebut, salah satu upaya yang dilakukan adalah pelatihan kepemimpinan nasional tingkat II yang diperuntukkan bagi Jabatan Tinggi Pratama atau Pejabat Administrator yang dipersiapkan untuk menduduki jenjang jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.
“Pelatihan ini jangan hanya dijadikan sebagai syarat untuk duduk dalam jabatan, melainkan dijadikan sebagai kesempatan untuk meningkatkan kompetensi di bidang tugas masing-masing,” tekannya
Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua Aryoko, AF Rumaropen, SP, M.Eng menyampaikan jumlah peserta secara keseluruhan berjumlah 140 orang yang berasal dari Papua dan Papua Barat.
Dimana pelaksanaannya diselenggarakan sejak 25 Agustus hingga 2 Desember 2022 mendatang. “Evaluasi peserta untuk menilai kopetensi kepemimpinan strategis kinerja organisiasi dan pelayanan publik. Selain itu, untuk menjamin kesinambungan dan aksi perubahan terhadap kinerja organisasi,” pungkasnya. (fia/tri)
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…