Categories: PAPUA TENGAH

Diharapkan Petani Perbaiki Pola Tanam Cabai

Luna V. Daimboa ( FOTO: Yohana/Cepos)

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua dalam hal ini Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Papua mengimbau para petani untuk memperbaiki pola penanaman cabai rawit, guna menjaga ketersediaan stok cabai di Jayapura.

Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Papua, Luna V. Daimboa menjelaskan, melihat kondisi cabai rawit yang selalu menjadi komoditi penyumbang inflasi di Papua, membuat pihaknya cukup prihatin.

“Khusus untuk saat ini memang harga cabai rawit meningkat sampai Rp 150 ribu/kg. Selain stok cabai yang menipis akibat terkena penyakit cacar buah dikarenakan faktor cuaca. Tapi juga sering terjadi kesulitan cabai karena pola tanam petani yang dilakukan serentak,”ujarnya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (25/3).

Diakuinya, dengan kondisi tersebut,  pihaknya juga mengimbau para petani untuk ke depan tidak menanam cabai secara serentak, tetapi bertahap, sehingga ketika cabai pertama di panen masih ada panen selanjutnya.

“Selama ini kan pola penaman cabai selalu dilakukan serentak, bukan hanya cabai, tomat dan juga komoditi lain. Ini yang ingin kami ubah dari para petani agar ke depan musim panen bisa terus terjadi sepanjang tahun, diluar dari dampak faktor alam seperti cuaca dan sebagainya,” tambahnya.

Menurutnya, jika siklus tanam yang dibagi bergilir pastinya akan berhimbas pada musim panen yang juga nantinya akan mempengaruhi harga jual di masyarakat, yang pasti akan lebih terjangkau.(ana/ary)

newsportal

Recent Posts

Wanita Korban Penembakan OPM Akhirnya Ditemukan

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…

9 hours ago

Tiga Distrik di Puncak Alami Krisi Pangan dan Air

Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…

11 hours ago

Ratusan Murid SMAN 5 Jayapura Diduga Keracunan MBG

Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…

13 hours ago

BGN Sikat Rekening Janggal di 414 SPPG

Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…

19 hours ago

Siap-siap, Puncak Kemarau 2026 Tiba

Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…

21 hours ago

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

2 days ago