

Suzana Wanggai
JAYAPURA- Kepala Pengelolaan Perbatasan dan Kerja Sama Provinsi Papua, Suzana Wanggai menjelaskan bahwa pembangunan kawasan perbatasan tentunya tidak lepas dari orientasi terhadap kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan.
“Pembangunan yang berorientasi terhadap kesejahteraan, baik dari aspek ekonomi maupun infrastruktur untuk mendukung ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan,” terang Suzana Wanggai kepada Cenderawasih Pos, Jumat (13/11) kemarin.
Seperti halnya yang dilakukan di PLBN Skouw, Wutung, Kota Jayapura, di mana pasar modern dibangun untuk mengakomodir para pedagang, khususnya pedagang asli Papua.
“Pasar ini memang kita mengakomodir masyarakat pelaku ekonomi, termasuk kita atur penempatan masyarakat pedagang asli Papua dalam memperdagangkan kerajinan-kerajinan tangan,” jelasnya.
Hal ini dilakukan, sambung Wanggai, tentunya dengan sinergitas semua stakeholder pengelola perbatasan.
“Sebab, pengelolaan perbatasan bukan hanya dikerjalan satu pihak atau institusi saja, melainkan melibatkan banyak pihak, mulai dari pemerintahPprovinsi Papua, pemerintah kabupaten/kota wilayah perbatasan, Balai Karantina Pertanian dan Ikan, Bea Cukai, Imigrasi, hingga TNI dan Polri,” pungkasnya. (gr/ary)
Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…
Warga di wilayah Korowai dilaporkan mengungsi ke hutan menyusul operasi gabungan TNI-Polri pasca pembunuhan delapan…
–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok…
Selain menanggapi ancaman KKB, Yusuf juga menjelaskan perkembangan proses evakuasi para pendulang emas yang menjadi…
Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…
Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…