

Suzana Wanggai
JAYAPURA- Kepala Pengelolaan Perbatasan dan Kerja Sama Provinsi Papua, Suzana Wanggai menjelaskan bahwa pembangunan kawasan perbatasan tentunya tidak lepas dari orientasi terhadap kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan.
“Pembangunan yang berorientasi terhadap kesejahteraan, baik dari aspek ekonomi maupun infrastruktur untuk mendukung ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan,” terang Suzana Wanggai kepada Cenderawasih Pos, Jumat (13/11) kemarin.
Seperti halnya yang dilakukan di PLBN Skouw, Wutung, Kota Jayapura, di mana pasar modern dibangun untuk mengakomodir para pedagang, khususnya pedagang asli Papua.
“Pasar ini memang kita mengakomodir masyarakat pelaku ekonomi, termasuk kita atur penempatan masyarakat pedagang asli Papua dalam memperdagangkan kerajinan-kerajinan tangan,” jelasnya.
Hal ini dilakukan, sambung Wanggai, tentunya dengan sinergitas semua stakeholder pengelola perbatasan.
“Sebab, pengelolaan perbatasan bukan hanya dikerjalan satu pihak atau institusi saja, melainkan melibatkan banyak pihak, mulai dari pemerintahPprovinsi Papua, pemerintah kabupaten/kota wilayah perbatasan, Balai Karantina Pertanian dan Ikan, Bea Cukai, Imigrasi, hingga TNI dan Polri,” pungkasnya. (gr/ary)
Meski sama-sama gagal melangkah ke final, duel ini diprediksi tetap berlangsung sengit. Prancis ingin menutup…
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua Selatan agar mengoptimalkan penggunaan…
Aksi ini dilakukan pasca-sidang lanjutan gugatan terhadap Bupati Merauke terkait rencana pembangunan jalan akses…
Sejumlah pejabat teras Polri turut mendampingi Fadil, di antaranya Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol.…
Menurut Setyo, pendekatan pencegahan menjadi prioritas utama karena dinilai lebih efektif dalam membangun tata…
Kepala Karantina Papua Tengah Anton Panji Mahendra mengatakan, pengawasan dilakukan sebagai bagian dari tugas Barantin…