

Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal ( FOTO: Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua akhirnya memberikan lampu hijau terkait nasib honorer di Papua.
Kebijakan 20.000 kuota yang diberikan Kemenpan RB, tetap dipenuhi, tetapi diutamakan perjuangan data forum honorer Papua, sisanya baru diakomodir dari data kota, kabupaten dan Pemprov.
Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal mengatakan, keputusan 20.000 kuota honorer sudah ditandatangani semua. Intinya dari forum honorer tetap diutamakan.
“Saya harap wartawan yang hadir harus kasih yang sejelas-jelasnya bahwa kuota 20.000 tersebut kami utamakan dari Forum Honorer Papua yaitu sebesar 12.000 sisanya baru kita minta dari kabupaten/kota untuk memenuhi agar tepat 20. 000,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Senin (12/4).
Diakuinya, keputusan dan hasil honorer sudah pihaknya putuskan dan tinggal menunggu hasil dari kota dan kabupaten, setelah itu hasil honorer sudah keluar.
“Sekali lagi saya jelaskan bahwa kuota tetap 20.000, akan tetapi kami lebih mengutamakan data dari Forum Honorer Papua yakni sebanyak 12. 000, sisanya baru akan kami tambah dari masing-masing kota dan kabupaten,” terangnya. (ana/ary)
Saat kapal dalam perjalanan menuju Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…