Categories: PAPUA TENGAH

Menanti Kejutan di Seremoni Pembukaan Piala Dunia U-17

Tentang Manahan dan Si Jalak Harupat, tambah Erick, tak adanya keluhan dari tim-tim peserta menunjukkan persiapan di dua venue itu juga telah matang. ”Semuanya happy dengan fasilitas hotel, jarak tempuh, lapangan, dan transportasi,” katanya.

Seremoni pembukaan yang dijadwalkan dihelat besok mulai pukul 18.00 pun menjadi ”pertaruhan pertama”. Menunjuk Wishnutama yang sudah berpengalaman menangani pembukaan dan penutupan berbagai ajang besar, Erick menjanjikan gelaran yang dihelat sebelum laga Indonesia U-17 versus Ekuador U-17 itu bakal spektakuler.

Dua penyanyi, Wika Salim dan Aurelie Moeremans, bakal dilibatkan dalam pembukaan. Keduanya akan berdiri dalam satu panggung untuk membawakan tiga lagu.

Wika menjadi pembuka dengan lagu berjudul Bersama Garuda (We Are Together). Kemudian disusul Aurelie yang langsung membawakan dua lagu populer: No Comment dan Rungkad.

Wishnutama sebagai aktor di balik opening ceremony sengaja memilih dua lagu yang sedang hit. Lagu yang sudah akrab di telinga banyak orang.

Tujuannya satu: agar seisi stadion ikut bernyanyi. Dua penampil itu akan bernyanyi dengan diiringi 40 dancer di atas panggung. Di hadapan setidaknya 45 ribu penonton. Termasuk para tamu VIP: Presiden Joko Widodo dan Presiden FIFA Gianni Infantino di antaranya.

Di luar yang di stadion, seremoni tersebut juga bakal disaksikan jutaan orang lainnya di berbagai sudut dunia. ”Semoga kami bisa membuat nama Indonesia semakin baik di mata dunia,” kata Aurelie.

 

Aurelie berharap penampilannya bersama Wika bisa membawa energi positif bagi Garuda Asia, julukan untuk Indonesia U-17. ”Bermainlah dengan penuh semangat, percaya pada kemampuan diri, dan pertahankan tekad untuk meraih prestasi. Ini adalah kesempatan besar untuk membuktikan potensi sepak bola Indonesia kepada dunia,” ujar penyanyi blasteran Indonesia-Belgia itu.

Wika Salim tidak kalah antusias. Penyanyi 31 tahun itu bahkan sudah terlihat di Surabaya sejak Jumat (3/11) lalu. ”Saya berpesan, buat adik-adik timnas U-17 yang akan bertanding, tunjukkan semangat juang kalian. Jangan mudah menyerah. Semoga Garuda Asia bisa terus terbang tinggi,” katanya.

Erick berharap pemilihan lagu-lagu itu bisa membuat dangdut mendunia. Harapan serupa disampaikan Aurelie untuk bakat-bakat muda di Indonesia U-17. ”Semoga jutaan anak Indonesia bisa mendapatkan akses fasilitas kelas dunia untuk bermain sepak bola,” ungkapnya.

Dengan begitu, di masa depan nanti, tim nasional tidak sekadar mengandalkan talenta. Tapi juga diajari bagaimana bersikap profesional dengan dukungan sport science. ”Siapa tahu juga Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo berikutnya datang dari Kalimantan, Sulawesi, dan pulau-pulau lain seantero tanah air,” terangnya. (*/edi/c19/ttg)

Sumber: Jawapos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Papua Dibayang-bayangi El Nino Hingga Tahun 2027Papua Dibayang-bayangi El Nino Hingga Tahun 2027

Papua Dibayang-bayangi El Nino Hingga Tahun 2027

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura menerbitkan peringatan dini terkait ancaman kekeringan…

2 days ago

Seminggu Berlalu, Nasib 9 Wanita yang Diculik Belum Diketahui

Insiden yang terjadi pada Senin, 17 Agustus 2026 tersebut berawal dari penyerangan pos keamanan di…

2 days ago

Ribuan ​Artefak dan Dokumen Bersejarah Papua dari Belanda Dipulangkan

​Penandatanganan nota kesepahaman yang sarat nilai historis tersebut berlangsung secara khidmat pada Sabtu, 22 Agustus…

2 days ago

Gara-gara Asap, Pasien Sempat Dievakuasi

Selama sepekan terakhir, wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sempat dikepung asap tebal akibat kebakaran hutan…

2 days ago

Libatkan 9 Dokter, Langkah Pertama Buat Saluran Pembuangan Feses

Mereka juga membawa boneka serupa yang diberikan oleh Direktur Utama RSUP Dr Kariadi, Agus Akhmadi.…

2 days ago

Ternyata Bukan dari Tepung Ubi, Pakar IPB Sebut Tepung Jagung

Bambang menjelaskan, tepung jagung yang digunakan dalam inovasinya tidak bekerja secara tunggal. Tepung tersebut dicampurkan…

2 days ago