Categories: PAPUA TENGAH

Pemkab/Kota Diminta Prioritaskan PAUD

Protasius Lobya, S.Sos ( FOTO : Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA- Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Protasius Lobya, S.Sos., menyebutkan bahwa sejatinya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi salah satu tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota yang tidak boleh diabaikan.

 Menurut Lobya, jika Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah didorong dalam semangat Otonomi Khusus, maka di bidang pendidikan, PAUD pun menjadi tanggung jawab mutlak pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Papua.

 Diungkapkan, pemerintah kabupaten/kota tidak perlu memikirkan perihal SMA dan SMK lagi, sebab telah diambil kewenangannya oleh pemerintah tingkat provinsi. Sebaliknya, pemerintah kabupaten/kota diharapkan mulai memikirkan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 di  bidang pendidikan, untuk memperhatikan PAUD, SD, SMP dan keaksaraan.

“Kalau dulu kewenangan SMA/SMK masih di pemerintah kabupaten/kota, sehingga PAUD dianaktirikan, maka saat ini PAUD diprioritaskan menjadi tugas pokok pemerintah kabupaten/kota dalam pengembangan SDM dari tingkat paling awal,” terang Protasius Lobya, S.Sos., kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (6/4) lalu.

 Sebaliknya, jika APBD pemerintah kabupaten/kota, terutama Dinas Pendidikan kabupaten/kota tidak mengalokasikan anggaran untuk PAUD, maka hal tersebut telah merujuk pada pelanggaran Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014.

“Dalam visi-misi Papua Bangkit, Mandiri, dan Sejahtera yang Berkeadilan di periode yang kedua, gubernur dan wakil gubernur memimpin Papua, salah satu prioritasnya yakni peningkatan kualitas SDM. Salah satunya terkait pentingnya PAUD yang merata dan berkualitas di seluruh pemukiman masyarakat kampung. Oleh sebab itu, hal ini perlu menjadi perhatian,” tambahnya.

 “PAUD itu bisa tumbuh di lingkungan di mana terdapat masyarakat. Kita berharap, kesetaraan PAUD formal dan non formal yang tengah diperjuangkan bisa sukses, sehingga perhatian pemerintah sampai di tingkat kampung itu benar-benar terjadi dalam menyiapkan anak usia dini,” pungkasnya. (gr/ary)

newsportal

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

3 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

3 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

3 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

3 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

3 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

3 days ago