Categories: PAPUA TENGAH

Kebutuhan SDM Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas

Elysa Auri (FOTO : Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA- Dalam kaitannya dengan CPNS, Pemprov Papua nampaknya masih memberi perhatian khusus terhadap kebutuhan tenaga kesehatan dan pendidikan. Hal inilah yang kemudian disampaikan Asisten Bidang Umum, Sekda Papua, Elysa Auri, yang membeberkan bahwa sejak 2014 – 2018, formasi CPNS paling banyak dialokasikan bagi penerimaan tenaga guru dan tenaga medis.

 “Dari 2014 – 2018, itu yang paling banyak formasinya yakni untuk guru-guru dan perawat,” ujar Elysa Auri, Sabtu (4/5) kemarin.

 Bahkan, secara khusus untuk sumber daya manusia (SDM) kesehatan di Papua, menurut Auri, dalam Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Provinsi Papua yang telah usai dilakukan, salah satu agenda pembahasan tentunya terkait SDM kesehatan di Papua.

“Rakerkesda Provinsi Papua yang telah dilakukan sebelumnya juga salah satunya untuk membahas terkait tenaga kesehatan kita di tingkat kabupaten/kota. Demikian, tentunya pemerintah Provinsi Papua juga memberikan perhatian, sehingga akan kami koordinasikan bersama Dinas Kesehatan Provinsi Papua terkait kebutuhan SDM kesehatan di Papua,” jelasnya.

 Sementara itu, secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Elias Wonda, membeberkan bahwa untuk tahun ini terdapat beberapa kabupaten yang sudah membuka penerimaan terhadap guru SMA/SMK. Namun, tak jarang juga masih terdapat kabupaten yang belum melakukannnya karena ketersediaan kuota yang terbatas.

“Kalau kita di tingkat provinsi melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD), di mana pasti sudah ada alokasi terhadap tenaga pendidikan, maupun tenaga kesehatan,” tambah Elias Wonda.

 Hal ini, terang Wonda, tidak lepas dari pada SDM pendidikan dan kesehatan yang menjadi prioritas di Papua, sehingga sangat dibutuhkan. “Guru di Papua itu sebenarnya banyak. Hanya memang terjadi pula perpindahan dari jabatan fungsional ke structural, di mana ada yang tadinya guru pengajar, menjadi pegawai kantor, sehingga inilah yang membuat dibutuhkannya pengganti,” pungkasnya. (gr/ary)

newsportal

Recent Posts

Dana Perawatan Nihil, Venue PON Papua Mulai Rusak

  Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…

9 hours ago

10 Personel Luka-Luka dan 1 Unit Mobil Warga Rusak

  Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…

11 hours ago

Dari Rasa Gabut  dan Tanpa Kursus Khusus Bisa Hasilkan Karya Tepat Guna

Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…

12 hours ago

Ribuan Warga Binaan Dapat Remisi, 36 Orang Langsung Bebas

   Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…

13 hours ago

Kemerdekaan Harus Dirasakan Rakyat Papua

   Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…

14 hours ago

Beda Versi Polisi dan Mahasiswa

   Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…

15 hours ago