Setibanya di Gereja Eben Haezer, kedua pasangan kepala daerah Biak Numfor dan Supiori mengikuti ibadah pengucapan Syukur bersama warga jemaat dan ASN di Biak Numfor hingga selesai.
Dalam sambutannya, Bupati Biak Numfor Markus Oktovianus Mansnembra menekankan pentingnya menerima masukan dan kritik dari masyarakat. Meski telah lama berkiprah di dunia birokrasi, ia mengakui perlunya pengawasan dari masyarakat agar tidak terlena dengan jabatan yang kini diembannya.
“Kami berdua sudah menghitung, dengan APBD yang ada, kita harus melakukan efisiensi besar-besaran. Ini pasti berdampak. Ada kebijakan yang mungkin belum bisa kami akomodir, dan masyarakat pasti akan bertanya soal janji kami berdua. APBD Biak Numfor harus dipangkas sekitar Rp 111 miliar,” ujar Markus.
Ia menambahkan bahwa pengurangan anggaran ini bisa berpengaruh terhadap layanan dasar, termasuk kesehatan. “Kita ingin agar orang sakit tidak perlu lagi mencari resep ke sana-sini. Bahkan, kita ingin memastikan bahwa ketika ada warga yang meninggal, mereka tidak perlu lagi memikirkan soal peti jenazah,” tambahnya mengingat Kembali janji pada masa kampanye lalu.
Sebagai bentuk tanggung jawab bersama, Markus mengajak seluruh masyarakat dan pihak terkait untuk bersinergi dalam menghadapi keterbatasan anggaran yang ada. “Doakan kami berdua, Bupati dan Wakil Bupati Biak Numfor, serta Bupati dan Wakil Bupati Supiori. Kami sudah sepakat, ke depan kami tidak akan berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.(il/wen).
Page: 1 2
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua, L. Christian Sohilait mengatakan, realisasi anggaran sebesar 36 persen tersebut…
Angka tersebut jauh lebih sedikit dibangdingkan musim lalu yang mencapai 35 pemain dalam satu musim.…
Selain sebagai pusat pemerintahan, posisi strategis Jayapura membuat berbagai aksi yang digelar di kota ini…
Berangkat dari keprihatinan melihat anak-anak muda yang tumbuh di tengah lingkungan yang lekat dengan minuman…
Dalam aksinya, kelompok ini mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengusut secara tuntas insiden…
Puluhan siswa PAUD, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Distrik Depapre Kabupaten Jayapura diduga…