Antrian kendaraan mengisi BBM di salah satu SPBU di Kota Jayapura, Jumat (2/9) (FOTO:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah pusat resmi menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) seperti Pertalite, Solar dan Pertamax.
Terkait dengan kenaikan harga BBM tersebut, Asisten III Sekretariat Daerah Papua, Derek Hegemur menyebut ada alasan tertentu berkenan dengan kenaikan harga BBM yang terjadi saat ini.
“Namun kenaikan tersebut akan memicu kenaikan beberapa produk dan sektor jasa lainnya,” kata Derek kepada wartawan pada akhir agustus lalu di Gor Cenderawasih Jayapura.
Pemerintah Provinsi Papua kata Derek akan memgambil langkah langkah tertentu melalui instansi teknis terkait.
Derek juga mengimbau warga tidak melakukan penimbunan BBM kemudian menjualnya dengan harga yang lebih tinggi dengan situasi yang ada saat ini.
“Bila terjadi penimbunan ada tindakan tindakan tertentu ketika ditemukan dan masyarakat saya rasa tidak perlu panik” tegas Derek.
Pihaknya juga akan melakukan pengawasan terkait kenaikan harga BBM, sebab BBM menurut Derek menyangkut harkat hidup orang banyak. Sehingga akan dilakukan pengawasan secara ketat.
“Bila ditemukan ada penimbunan akan ada langkah langkah teknis yang akan diambil baik aparat maupun pemerintah sendiri,” pungkasnya. (fia/gin)
Para ibu tampak lebih banyak berbaring dan beristirahat di dalam tenda. Sementara sejumlah bapak…
Pada dasarnya, kacang bukan satu-satunya makanan yang dapat dikaitkan dengan munculnya jerawat. Jerawat dipengaruhi oleh…
Dalam acara Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Angkatan 4 yang digelar secara hibrida…
Sorotan tersebut makin menguat lantaran realisasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp72 miliar dilaporkan baru…
Malaysia selanjutnya bersiap mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia juga ditugaskan…
Memang, malam itu, santri asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini sedang menjalankan tugas untuk membersihkan sampah,…