

Sebagai warisan budaya dan dukung sukses PON
JAYAPURA- Kepala Seksi Kesehatan Tradisional Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Yusuf Wona, SKM., M.Kes., menyebutkan bahwa pengembangan kesehatan tradisional yang merupakan warisan budaya kesehatan perlu dilakukan, salah satunya dengan tujuan untuk menunjang sukses penyelenggaraan PON di bidang kesehatan.
Hal ini disampaikan Wona di sela-sela Pertemuan Pelayanan Kesehatan Tradisional SP3T di Hotel Yasmin Jayapura, Jumat (1/11) kemarin.
“Artinya, melalui pertemuan ini, kami menyinkronisasikan semua pendapatan, masukan dari para ahli lintas sektor/program di Kota Jayapura, sehingga pengembangan penerapan pengobatan tradisional dapat berguna saat PON,” ujar Yusuf Wona, SKM., M.Kes., Jumat (1/11) kemarin.
Menurut Wona, perlu adanya pengembangan di bidang kesehatan tradisional yang merupakan warisan budaya kesehatan. Kesehatan tradisional harus dilindungi, sekaligus dikembangkan melalui pendataan, yang mana dapat dilakukan dengan adanya SP3T (Sentra Pengembangan Penerapan Pengobatan Tradisional).
“Dengan tim yang terdiri dari para peneliti dan pakar bidang kesehatan tradisional, kami melakukan pendataan pengembangan pengobatan tradisional di Papua, sehingga menemukan obat tradisional yang merupakan warisan budaya untuk diangkat dan diteliti, sehingga pada akhirnya, kala dikonsumsi masyarakat, tidak ada efek samping, melainkan aman dan bermanfaat bagi kesehatan,” tambahnya. (gr)
Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…
Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…
Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…
Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…
Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…
Kasus pembacokan yang terjadi di pertengahan Jalan Kampung Dagimon ini sempat menggegerkan warga Kota Kepi.…