Namun, itu juga bisa dibaca sebagai sinyal bahwa Liverpool tengah bersiap-siap kehilangan salah satu ikon mereka. Meskipun secara performa, tak diragukan bahwa Liverpool jauh lebih tangguh saat Trent bermain.
Bagi Slot, ini jadi dilema awal yang cukup rumit di musim perdananya. Menjaga momentum juara, atau sekaligus membangun skenario tanpa salah satu pemain terbaik yang mereka miliki dalam satu dekade terakhir?
Para pendukung Liverpool tentu berharap akhir musim ini tak hanya ditutup dengan trofi, tapi juga dengan kabar baik soal masa depan Trent Alexander Arnold. Sosok yang sejak kecil membela klub, yang tumbuh besar dari akademi sendiri, dan menjadi simbol generasi baru The Reds.
Namun hingga hari ini, belum ada kejelasan. Alexander-Arnold tetap irit bicara, dan rumor kepindahan ke Real Madrid semakin ramai terdengar di luar Anfield. Apakah kemenangan atas Leicester adalah momen puncaknya? Atau justru perpisahan yang terselubung?
Satu hal yang pasti, golnya kemarin bukan hanya menyelamatkan tiga poin, tapi juga menunjukkan bahwa darah merah Liverpool masih mengalir kencang di tubuhnya. Setidaknya, untuk saat ini. (*/jawapos)
Page: 1 2
Plt Kepala Bidang Perdagangan Yosep Tatogo, S.Sos menyatakan terkait dengan layanan pengaduan konsumen untuk pengaduan…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika meminta masyarakat pesisir dan para nelayan untuk meningkatkan…
Kondisi fasilitas publik itu saat ini sangat memprihatinkan. Bangunannya tampak kosong, kotor, dan tidak terawat…
Tim Kolaborasi Pesta Babi menegaskan, Mama Yasinta merupakan sosok yang telah lama memperjuangkan hak-hak masyarakat…
PT Freeport Indonesia (PTFI) melepaskan (restocking) 10.000 bibit ikan baramundi dan 1.000 kepiting bakau di…
Dengan lantang, para pemuda ini meneriakkan slogan “Tolak PSN, Papua Bukan Tanah Kosong”. Seruan tersebut…