Pochettino, pelatih kepala Chelsea, tampaknya menolak jabat tangan Guardiola setelah pertandingan dan ini menciptakan momen kontroversial. Meski Guardiola bersikeras bahwa ini bukanlah masalah, insiden tersebut menjadi pembicaraan hangat di kalangan penggemar dan media.
“Tidak masalah. Itu bukan masalah. Saya tidak ingin mengatakan sepatah kata pun,” kata Guardiola.
“Tidak apa-apa. Kadang-kadang emosi muncul pada saya. Tidak apa-apa,” ucapnya.
Pochettino menjelaskan bahwa dia terbawa emosi sesaat ketika wasit Taylor menghentikan jalannya pertandingan ketika Sterling dalam kondisi menyerang.
“Saya perlu meminta maaf kepada Anthony, wasit, dan ofisial keempat,” katanya.
“Pada saat itu, saya merasa bahwa mungkin Raheem bisa lolos dan mencetak gol kelima,” sambungnya.
“Namun, pada saat ketika pertandingan selesai saya berbalik dan berkata, ‘Apa…?’ Anda tahu, apa yang terjadi? Saya berkata, ‘Mengapa menghentikan di waktu yang tidak tepat?’,”
“Jadi saya ingin meminta maaf karena perilaku seperti ini bukan citra yang baik untuk saya dan untuk sepak bola.“
“Saya juga ingin meminta maaf kepada Pep karena saya tidak melihatnya saat itu,” pungkasnya.(*)
Sumber: Jawapos
Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Pemuda dan Olahraga mengakui pengelolaan dan perawatan GOR Toware di…
Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Jayapura, terutama dinas teknis terkait, agar…
Bupati Keerom, Piter Gusbager kembali dilantik sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar…
Sekitar pukul 10.30 WIT, tim gabungan bergerak cepat menuju lokasi menggunakan kapal cepat milik Direktorat…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda memastikan visi dan misi pemerintahannya bersama Wakil Bupati harus benar-benar dirasakan…
Penyidikan yang dilakukan atas tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) yang terjadi pada Minggu 1…