Pochettino, pelatih kepala Chelsea, tampaknya menolak jabat tangan Guardiola setelah pertandingan dan ini menciptakan momen kontroversial. Meski Guardiola bersikeras bahwa ini bukanlah masalah, insiden tersebut menjadi pembicaraan hangat di kalangan penggemar dan media.
“Tidak masalah. Itu bukan masalah. Saya tidak ingin mengatakan sepatah kata pun,” kata Guardiola.
“Tidak apa-apa. Kadang-kadang emosi muncul pada saya. Tidak apa-apa,” ucapnya.
Pochettino menjelaskan bahwa dia terbawa emosi sesaat ketika wasit Taylor menghentikan jalannya pertandingan ketika Sterling dalam kondisi menyerang.
“Saya perlu meminta maaf kepada Anthony, wasit, dan ofisial keempat,” katanya.
“Pada saat itu, saya merasa bahwa mungkin Raheem bisa lolos dan mencetak gol kelima,” sambungnya.
“Namun, pada saat ketika pertandingan selesai saya berbalik dan berkata, ‘Apa…?’ Anda tahu, apa yang terjadi? Saya berkata, ‘Mengapa menghentikan di waktu yang tidak tepat?’,”
“Jadi saya ingin meminta maaf karena perilaku seperti ini bukan citra yang baik untuk saya dan untuk sepak bola.“
“Saya juga ingin meminta maaf kepada Pep karena saya tidak melihatnya saat itu,” pungkasnya.(*)
Sumber: Jawapos
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan penanganan ODGJ yang selama ini dilakukan…
emerintah Kabupaten Lanny Jaya melalui Dinas Kesehatan resmi mengutus Tim Kesehatan untuk menangani dampak bencana hujan es dan kekeringan.
Pertemuan itu digelar untuk memperkuat koordinasi sekaligus mendorong keterlibatan seluruh pihak dalam membantu warga…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan pengaluran bantuan pangan ini nantinya dari Bulog Wamena…
Plt Kepala BPBD, Satlop PP dan Damkar Kabupaten Jayawijaya Romadlon menyatakan bencana embun beku yang…
Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Putut Yudha Pratama menegaskan, seluruh warga yang terjaring razia tersebut…