

Meski gagal eksekusi penalti ke gawang Ekuador, Lionel Messi tetap catatkan rekor mentereng di sepanjang sejarah Copa America. (Instagram/@leomessi)
JAKARTA– Kegagalan Lionel Messi menendang penalti saat Argentina melawan Ekuador pada semifinal Copa America 2024 bukanlah alasan untuk menghentikannya menciptakan sejarah. Meskipun Lionel Messi gagal, pemain Argentina lainnya berhasil menggendongnya dengan keberhasilan luar biasa.
Pada laga di NRG Stadium, Houston, Texas, Amerika Serikat, tidak ada penendang penalti Argentina lainnya yang gagal saat adu tos-tosan melawan Ekuador. Ditambah dengan performa ciamik dari Emiliano Martinez yang menepis dua penendang penalti Ekuador, hasilnya Argentina menang dengan skor 4-2 di babak penalti atas Ekuador dan berhak melaju ke semifinal Copa America 2024.
Kemenangan ini membawa Lionel Messi semakin dekat dengan tonggak sejarah baru. Satu langkah lagi, Lionel Messi bakal membawa Argentina ke final dengan harapan memenangkan Copa America 2024. Kemenangan atas Ekuador juga membuat Lionel Messi menjadi pesepak bola dengan jumlah caps terbanyak di Copa America, yakni 37 pertandingan.
Tidak hanya itu, hasil ini juga menjadikan Lionel Messi sebagai pemain dengan kemenangan terbanyak sepanjang turnamen. Dari 37 pertandingan di tujuh edisi Copa America, Lionel Messi telah memenangkan 24 laga bersama La Albiceleste, angka yang lebih banyak dibandingkan pemain lainnya. Jumlah tersebut bisa terus bertambah jika Lionel Messi berhasil melenggang ke final tahun ini.
Lebih lanjut, Lionel Messi juga merupakan pencetak gol terbanyak di turnamen ini dengan jumlah 17 gol, sama dengan catatan pemain Argentina lainnya, Norberto ‘Tucho’ Mendez. Zizinho, yang merupakan pemain Brasil era 1940-an, memenangkan edisi 1949. Selain itu, Lionel Messi adalah pemain Argentina pertama yang mencapai tujuh partisipasi di Copa America, sama dengan pemain Bolivia Milton Melgar dan Carlos Borja, serta Hector Scarone dari Uruguay.
Masih ada pemain lainnya yang memiliki catatan lebih spesial, yakni Alex Aguinaga (Ekuador) dan Angel Romando (Uruguay) yang bermain dalam delapan edisi Copa America. Mantan bintang Barcelona itu sudah mencicipi menjadi satu-satunya pemain yang meraih gelar pemain terbaik (MVP) Copa America, yakni 2015 di Chile dan 2021 di Brasil. Penghargaan ini dimulai pada 1987, dan jika Lionel Messi berhasil mempertahankan gelar tersebut tahun ini, dia akan menjadi pemain pertama yang meraih MVP dalam dua edisi berturut-turut.
Page: 1 2
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…
Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…
Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…
Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…
Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…