

Bomber Persib David da Silva. (Dok. Jawa Pos)
JAKARTA- Liga 1 Indonesia saat ini memasuki masa libur kompetisi. Musim 2024/2025 akan bergulir pada awal Agustus.
Sejumlah hal baru juga akan berlaku pada Liga 1 musim depan. Mulai dari jumlah nominal hadiah juara hingga regulasi pemain asing.
Untuk Liga 1 musim depan, PT Liga Indonesia Baru akan menyiapkan hadiah uang Rp 7,5 miliar. Jumlah tersebut naik sekitar 50 persen dari jumlah total hadiah musim lalu.
”Total hadiah musim sebelumnya Rp 5 miliar. Kali ini kami naikkan menjadi Rp 7,5 miliar,” ujar Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus seperti dikutip dari Antara.
Jumlah tersebut bertambah dari musim sebelumnya yang memberlakukan enam pemain asing setiap klub. Untuk musim ini, negara pemain asing yang didatangkan lebih longgar, yaitu bisa dari Benua Asia maupun benua lain.
Namun saat bertanding, hanya enam pemain asing yang bisa dimainkan. Sedangkan dua pemain asing lainnya bisa dimainkan sebagai pemain pengganti pemain asing yang memulai laga sebagai starting eleven.
Kemudian PT LIB juga melakukan pengujian ulang (remedial) bagi klub-klub Liga 1 yang belum lulus standar lisensi. Diharapkan, sebelum liga mulai, klub yang belum lulus segera memenuhi persyaratan demi kemajuan kompetisi.
Liga 1 Indonesia musim 2024/2025 akan bergulir mulai 9 Agustus dibuka dengan laga Persib menjamu PSBS Biak. Persib akan bertanding dengan menyandang gelar juara bertahan. Sedangkan PSBS Biak merupakan juara Liga 2 musim lalu. (*)
SUMBER: Jawapos
Udang Selingkuh Wamena adalah lobster air tawar endemis Papua yang secara ilmiah termasuk dalam Cherax…
Dialog tersebut mengusung tema "Generasi Muda, Identitas, dan Realitas Sosial. Wagub Paskalis mengemukakan banyak masyarakat…
Medical Klinik pertama milik orang asli Papua kini hadir di Merauke seiring dengan peresmian dan…
Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai,…
Ramainya perbincangan warganet di media sosial terkait rencana kehadiran Bajaj di Papua mendapat tanggapan dari…
Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan meminta maaf kepada keluarga korban dan korban terdampak…