Categories: SEPAKBOLA INDONESIA

Terungkap Bintang Baru Timnas Putri Indonesia, Netizen Bergemuruh

Timnas Putri Indonesia kembali membuat kejutan dengan mengumumkan dua pemain keturunan yang siap memperkuat tim Garuda Pertiwi. Noa Leatomu dan Estella Loupatty, dua nama yang saat ini sedang menjadi buah bibir di kalangan pencinta sepak bola tanah air, telah dipastikan akan mengikuti trial bersama Timnas Putri Indonesia. Kabar ini pertama kali terungkap melalui akun Instagram @timnasday45 yang langsung disambut meriah oleh para netizen.

Pengumuman tersebut menuliskan: “CALON NATURALISASI TIMNAS PUTRI! Pemain keturunan Indonesia, Noa Leatomu dan Estella Loupatty, akan mengikuti trial bersama Timnas Putri Indonesia. Noa dan Estella dijadwalkan berangkat ke Indonesia pada Sabtu (23/6).

Mereka akan menjalani trial di bawah arahan Coach Mochi. Training Camp (TC) timnas sendiri akan dimulai pada 24 Juni mendatang di Jakarta persiapan melawan Hongkong.”

Respon dari netizen pun tidak kalah heboh. “Aaaaa Nathan aaa versi cowo,” tulis salah satu netizen, menyiratkan kegembiraannya. “Klo yg cakep cakep gini pasti ngefans sama pemainya cakep2,” ujar yang lain dengan nada bercanda. Tidak hanya itu, banyak yang menyatakan kesiapannya untuk memenuhi tribun saat timnas putri bertanding. “Saya siap menuhin tribun,” ujar seorang penggemar dengan semangat.

Penambahan Noa Leatomu dan Estella Loupatty ke dalam skuad Garuda Pertiwi menambah harapan baru bagi Timnas Putri Indonesia. Mengikuti jejak Timnas Sepakbola Putra Indonesia yang telah sukses menggunakan jasa pemain keturunan, langkah ini diharapkan bisa memperkuat timnas putri dalam kompetisi internasional.

Noa Leatomu, lahir di Roermond pada 7 November 2003, saat ini memperkuat KRC Genk Ladies. Pemain berusia 20 tahun ini bermain di sektor kanan, baik sebagai bek sayap maupun gelandang sayap kanan. Noa sebelumnya bermain di Fortuna Sittard di Divisi Dua Liga Belanda. Ia memiliki darah Indonesia dari sang ayah yang berasal dari Maluku.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Jaksa Sita Rp300 Juta Terkait Korupsi Lahan Kebun di Mimika

Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…

6 hours ago

Ondoafi Maribu Klaim Lahan Sekolah Rakyat Milik Suku Yarusabra

Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…

7 hours ago

Jalan Bongge Belum Masuk Destinasi Wisata Resmi

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…

8 hours ago

Banyak Peternak Baru, Hanya Pembinaan dan Pemasaran Perlu Diperkuat

Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…

9 hours ago

Wajah Depan Kab. Keerom AKan Ditata Sebaik Mungkin

- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…

10 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Salah Satu Penginapan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan,  melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …

11 hours ago